SuaraTasikmalaya.id – Aplikasi penunjuk jalan di smartphone atau Google Map kembali memakan korban.
Kali ini, pemudik berinisial N mengalami kejadian tidak mengenakan saat menggunakan aplikasi Google Map tersebut.
Aplikasi Google Map itu N gunakan saat dirinya melakukan perjalanan mudik dari kota Banjar menuju Bekasi.
Namun, mobil yang ia kendarai harus masuk jurang sedalam 15 meter ketika memasuki Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut pada Jumat, 21 April 2023 dini hari.
Melalui penjelasan yang disampaikan oleh Kapolsek Singajaya, AKP Sahono, kejadian tersebut bermula saat korban ingin menghindari kemacetan dengan menggunakan petunjuk arah dari Google Map.
Google Map pun mengarahkan korban mengikuti jalur yang telah ditunjukkan, dan mengarahkannya ke jalur alternatif dari Tasikmalaya ke Singajaya, Kabupaten Garut.
"Korban menggunakan Google Map saat di Tasikmalaya lewat Singajaya untuk menghindari kemacetan di jalan utama," kata AKP Sahono dalam keterangannya.
Di sini korban tidak mengetahui jika jalur tersebut memutar dan kondisi jalan cukup berkelok.
Sebelum masuk jurang, korban terlebih dulu melalui turunan di kawasan tersebut hingga akhirnya terjun ke jurang sedalam 15 meter.
Baca Juga: Mudik Lebaran secara Sederhana, Kendaraan yang Digunakan Ariel Noah jadi Sorotan Warganet
"Korban tidak menguasai medan, korban yang seorang diri kemudian terperosok ke jurang sedalam 15 meter di wilayah Desa Sukawangi, Singajaya," kata AKP Sahono.
Untungnya korban dalam keadaan selamat saat dievakuasi petugas yang dibantu oleh masyarakat sekitar.
Saat ini kondisi korban dalam keadaan baik, kejadian itu juga menurutnya tidak menyebabkan luka serius terhadap korban.
"Alhamdulillah selamat, tidak terdapat luka juga dalam kejadian ini," ujar AKP Sahono. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Serve oleh XLOV: Ubah Ketidaksempurnaan Jadi Sisi Diri Terbaik
-
Viral Oknum Hakim Terima Suap Rp1 M, Uangnya Dipakai Buat Main Judol dan Bisnis Umrah
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Cara Aktivasi BSB Mobile Terbaru 2026: Panduan Lengkap Tanpa Harus Antre di Kantor Cabang
-
Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Alternatif Bubble Wrap, Bisakah Honeycomb Paper Wrap Menyelamatkan Masa Depan Belanja Online?
-
Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder
-
"Bara Sang Pengarang", Novel Fantasi Misteri Sarat Makna