SUARA TASIKMALAYA - Irfan Hakim, seorang presenter terkenal, telah menyiapkan hewan kurban yang istimewa untuk perayaan Idul Adha tahun ini. Ia dikenal sering memilih sapi jumbo dengan berat lebih dari 1 ton sebagai hewan kurbannya dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam rangka memperingati hari raya kurban, Irfan Hakim ingin memberikan yang terbaik untuk ibunya. Dengan semangat kebaikan dan rasa syukur, ia memilih sapi kurban berukuran jumbo yang istimewa untuk dijadikan hadiah spesial.
Irfan Hakim kini tengah mempersiapkan kejutan istimewa untuk sang ibu. Ia berencana untuk menyembelih sapi kurban berukuran jumbo yang dikenal dengan sebutan Golden Sapi.
Golden Sapi yang akan disembelih oleh Irfan Hakim adalah salah satu dari sapi-sapi terbaik di peternakan. Sapi tersebut dipilih dengan cermat, memiliki berat yang luar biasa dan diperkirakan akan menghasilkan daging yang melimpah.
Sapi kurban jumbo yang ia pilih kali ini diberi nama 'Wariso'.
Irfan Hakim membeli Wariso dari salah satu kandang di Purworejo, Jawa Tengah. Rupanya, Wariso telah menarik perhatian Irfan Hakim sejak tiga tahun yang lalu saat pertama kali ia mengunjungi kandang tersebut.
"Ia sudah saya kenal lebih lama daripada Grandong dan Wisanggeni, hewan kurbanku dua tahun berturut-turut," kata Irfan Hakim seperti yang dikutip dari video di YouTube Setia Farm pada Selasa (20/6/2023).
Setelah menyiapkan Wariso, Irfan Hakim juga memutuskan untuk menyediakan hewan kurban yang istimewa bagi ibunya. Ia melakukan pencarian hewan kurban jumbo di daerah Ciawi, Bogor, Jawa Barat.
"Tahun ini gue mau ngasih sapi yang lebih besar dari biasanya untuk mamah, 1 ton up di Ciawi, Bogor," ungkap Irfan Hakim sebagaimana dikutip dari video di YouTube channel deHakims pada Kamis (22/6/2023).
Irfan Hakim berharap bahwa hadiah ini dapat menjadi wujud rasa terima kasih dan cinta yang dalam kepada ibunya. Ia berharap bahwa kurban tersebut akan membawa berkah dan kebahagiaan bagi keluarganya.
***
Baca Juga: Tak Kunjung Padam, Vladimir Putin Ungkit Dampak Besar Triad Nuklir Rusia Bagi Ukraina
Tag
Berita Terkait
-
Pendaftaran PPDB Jateng 2023 SMA/SMK Telah Dibuka: Cek Syarat, Jadwal dan Cara Daftar di ppdb.jatengprov.go.id
-
Agar Tidak Mengantuk Saat Berkendara Jarak Jauh, Lakukan Tips Ini
-
Tekan Gizi Buruk, Germas Dinilai Sangat Efektif Atasi Stunting
-
Terkuak sudah Alasan Ganjar Pranowo Menolak Timnas Israel pada Piala Dunia FIFA U20 di Indonesia
-
Ganjar Minta Maaf atas Gagalnya Timnas U20 karena Tak Dapat Bertanding di Piala Dunia U20
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka
-
Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI
-
Geledah Rumah Hingga Kantor Rektorat Unsoed, Penyidik Temukan SE KPK Tahun 2023
-
Ragamuda 2026: Parade Budaya dan Unjuk Bakat Pelajar Lintas Daerah Getarkan Jantung Jakarta
-
Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang
-
Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya