/
Sabtu, 15 Juli 2023 | 06:30 WIB
Ridwan Kamil buka suara terkait kecurangan PPDB (Tangkapan layar CNN Indonesia)

SUARA TASIKMALAYA - Dinas pendidikan selalu telah melakukan berbagai cara untuk meniadakan kecurang pada proses PPDB, namun masih tercium isu praktek kecurang PPDB.

Dilansir dari CNN Indonesia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan berbagai cara telah dilakukan oleh Dinas pendidikan sejak proses seleksi PPDB tingkat SMA.

Pembersih tingkat kecurangan telah dilakukan, jika ada peserta yang curang maka pihak penyelenggara akan membatalkan calon siswa yang terbukti curang.

Ridwan Kamil pun menegaskan bahwa Disdik Jawa Barat akan bekerja secara profesional dan bertindak tegas terhadap peserta jika terbukti melakukan kecurangan dala PPDB.

Diketahui banyak peserta yang melakukan kecurangan dengan memasukkannya alamat yang terjadi di beberapa daerah, migrasi domisili melalui kartu keluarga dan membuat surat keterangan domisili di desa.

Ditemukan sebuah kekisruhan di sebuah SMP di kota Bogor yang di mana data kependudukan peserta yang bermasalah dan juga di beberapa SMA di Jawa Barat

Diketahui alasan kecurangan tersebut dilakukan peserta yang melalui sistem zonasi yang bertujuan supaya peserta didik tersebut diterima di sekolah yang ia daftarkan.

"Tim pengaduan melakukan pembersihan terhadap kecurangan kecurangan domisili yang ada di PPDB, pembatalan pembatalan sebelum hari akhir seperti apa,". Ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers

Kang Emil sapaan akrab Gubernur Jawa Barat berharap supaya kecurangan tersebut tidak terulang di masa depan. (*)

Baca Juga: Perjuangan timnas voli putra Indonesia di AVC Challenge Cup For Men 2023 Usai

Load More