SUARA TASIKMALAYA - Dinas pendidikan selalu telah melakukan berbagai cara untuk meniadakan kecurang pada proses PPDB, namun masih tercium isu praktek kecurang PPDB.
Dilansir dari CNN Indonesia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan berbagai cara telah dilakukan oleh Dinas pendidikan sejak proses seleksi PPDB tingkat SMA.
Pembersih tingkat kecurangan telah dilakukan, jika ada peserta yang curang maka pihak penyelenggara akan membatalkan calon siswa yang terbukti curang.
Ridwan Kamil pun menegaskan bahwa Disdik Jawa Barat akan bekerja secara profesional dan bertindak tegas terhadap peserta jika terbukti melakukan kecurangan dala PPDB.
Diketahui banyak peserta yang melakukan kecurangan dengan memasukkannya alamat yang terjadi di beberapa daerah, migrasi domisili melalui kartu keluarga dan membuat surat keterangan domisili di desa.
Ditemukan sebuah kekisruhan di sebuah SMP di kota Bogor yang di mana data kependudukan peserta yang bermasalah dan juga di beberapa SMA di Jawa Barat
Diketahui alasan kecurangan tersebut dilakukan peserta yang melalui sistem zonasi yang bertujuan supaya peserta didik tersebut diterima di sekolah yang ia daftarkan.
"Tim pengaduan melakukan pembersihan terhadap kecurangan kecurangan domisili yang ada di PPDB, pembatalan pembatalan sebelum hari akhir seperti apa,". Ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers
Kang Emil sapaan akrab Gubernur Jawa Barat berharap supaya kecurangan tersebut tidak terulang di masa depan. (*)
Baca Juga: Perjuangan timnas voli putra Indonesia di AVC Challenge Cup For Men 2023 Usai
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah
-
Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi
-
Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam
-
Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat
-
Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?
-
Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi