SUARA TASIKMALAYA - Dinas pendidikan selalu telah melakukan berbagai cara untuk meniadakan kecurang pada proses PPDB, namun masih tercium isu praktek kecurang PPDB.
Dilansir dari CNN Indonesia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan berbagai cara telah dilakukan oleh Dinas pendidikan sejak proses seleksi PPDB tingkat SMA.
Pembersih tingkat kecurangan telah dilakukan, jika ada peserta yang curang maka pihak penyelenggara akan membatalkan calon siswa yang terbukti curang.
Ridwan Kamil pun menegaskan bahwa Disdik Jawa Barat akan bekerja secara profesional dan bertindak tegas terhadap peserta jika terbukti melakukan kecurangan dala PPDB.
Diketahui banyak peserta yang melakukan kecurangan dengan memasukkannya alamat yang terjadi di beberapa daerah, migrasi domisili melalui kartu keluarga dan membuat surat keterangan domisili di desa.
Ditemukan sebuah kekisruhan di sebuah SMP di kota Bogor yang di mana data kependudukan peserta yang bermasalah dan juga di beberapa SMA di Jawa Barat
Diketahui alasan kecurangan tersebut dilakukan peserta yang melalui sistem zonasi yang bertujuan supaya peserta didik tersebut diterima di sekolah yang ia daftarkan.
"Tim pengaduan melakukan pembersihan terhadap kecurangan kecurangan domisili yang ada di PPDB, pembatalan pembatalan sebelum hari akhir seperti apa,". Ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers
Kang Emil sapaan akrab Gubernur Jawa Barat berharap supaya kecurangan tersebut tidak terulang di masa depan. (*)
Baca Juga: Perjuangan timnas voli putra Indonesia di AVC Challenge Cup For Men 2023 Usai
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Now Nudge Samsung Galaxy S26 Series: Fitur AI Proaktif yang Bisa Memberi Saran Otomatis
-
Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
6 Fitur Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Series yang Paling Berguna untuk Aktivitas Harian
-
Intens dan Adiktif! Intip Highlight Medley Full Album Taeyong NCT 'WYLD'
-
5 Sinopsis Film Netflix yang Lagi Bertengger di 5 Besar Hari Ini
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Bukan Sekadar Kisah Sedih: Mengapa Novel Lee Kkoch-nim Ini Justru Terasa Sangat Menghangatkan?