/
Minggu, 30 Juli 2023 | 08:24 WIB
Kemeriahan perayaan Muharam di desa Mandalawangi, Subang (Fotografer: Wizdan)

SUARA TASIKMALAYA- Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam, momentum ini dirayakan dengan berbagi kebaikan kepada anak yatim.

Perayaan tahun Baru Islam di adakan bersama dengan hari ke 10 setelah Tahun Baru Islam yang disebut dengan 10 Muharram. 1O Muharam atau disebut juga dengan Hari Asyura, sangat istimewa bagi umat muslim, khusus masyarakat Dusun Simpang Desa Mandalawangi kecamatan Sukasari kabupaten Subang.

Kegiatan berjalan sangat meriah di samping kegiatan santunan, rangkaian acara meriah lainyya dilaksanakan dalam perayaan tersebut.

Terdapat pesta rakyat berupa pembagian bubur suro yang lengkap ciri khasnya dengan Muharam karnaval dengan menggunakan kostum islami nan unik,ulai dari wali, habib, hingga arabian look yang banyak dibawakan oleh masyarakat.

Tak sampai disitu keseruan berlanjut dengan adanya tabligh Akbar yang di sampaikan oleh mubaligh Amar Abdul Aziz yang mengangkat tema kilas balik Muharram yang di dalamnya membahas kisah nabi Ayub.

Nabi Ayub mengajarkan perjuangan sabar kepada umat Islam, dikala kaya ia di goda melalui setan suapaya tidak solat, di beri cobaan harta habis dan memiliki penyakit yang aneh, hingga istrinya satu persatu meninggalkan nya.

Nabi Ayub besabar atas ujian yang diberikan padanya setelah beberapa lama barulah nabi meminta di sembuhkan dan disembuh pada tanggal 10 Muharram.

Setelah dilakukan santunan kepada 37 anak yatim piatu, dana yang didapat berasal dari donatur menitipkan rezeki nya, diketahui terkumpul lebih dari Rp2.000.000 hingga setiap anak mendapatkan sebesar Rp. 552.000.

Ketua Dkm mesjid Alhusna Yayat berharap kegiatan ini harus rutin dilakukan setiap tahun karna Muharaman adalah hari raya anak yatim.

Baca Juga: Kalahkan Wakil Thailand, Kunlavut, Jonathan Christie Melaju ke Babak Semifinal

"Tahun depan semoga bisa terlaksana kembali. Rencana taun depan anak yatim dan nenek nenek jompo juga mendapat santunan," ujar Yayat dalam sambutannya 

Saya juga mengungkapkan bahwa diadakannya kegiatan mengharapkan ini adalah sebagai bentuk pencegahan bencana dan menambah pahala. (*)

Load More