SUARA TASIKMALAYA - Kabar dari Kejaksaan RI buka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 untuk tenaga kesehatan.
Kali ini berbagai formasi yang dibuka untuk menjadi ASN di Kejaksaan RI memiliki jumlah kuota yang sangat banyak melalui CPNS 2023 dan PPPK 2023.
Pengungkapan dibukanya lowongan CPNS 2023 dan PPPK untuk bagian Kejaksaan RI diungkap Kepala Biro Kepegawaian Kejaksaan RI, Hermon Dekristo yang dikutip dari podcast YouTube Kejaksaan RI, Kamis (27/7/2023) pada pagi hari.
Kata Hermon Dekristo, pihaknya memang sudah berencana mencari tenaga kerja baru. Sehingga Kejaksaan RI sudah membentuk tim untuk proses perekrutan CPNS dan PPPK 2023.
"Jadi kami beberapa bulan lalu memang sudah membentuk tim dalam rangka untuk pelaksanaan rekrutmen CPNS kejaksaan," tutur Hermon Dekristo.
Alhasil, kejaksaan langsung membuat pengajuan untuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), agar kebutuhan Kejaksaan RI bisa disetujui.
"Usulan kita, semoga dikabulkan lah sama pemerintah, MenPAN dalam hal ini," imbuh Kepala Biro Kepegawaian Kejaksaan RI itu.
Perlu diketahui, alasan kejaksaan membuka lowongan melalui tahap CPNS dan PPPK, Hermon mengakui kalau posisi jaksa akan berkurang secara drastis.
Sebab, jaksa yang ada saat ini kebanyakan akan memasuki massa usia pensiunnya. Dalam hal ini, pihaknya segera mencari penggantinya.
Baca Juga: Dahlia Poland Curhat soal IRT Diselingkuhi Suami, Putri Anne Beri Semangat
"Jadi kita itu sangat banyak kekurangan tenaga-tenaga jaksa, ditambah lagi dengan banyaknya jaksa-jaksa yang sudah memasuki usia pensiun," bebernya.
Adapun kuota untuk jaksa yang dibutuhkan akan dibuka sebanyak 2.000 orang dari secara keseluruhan sekitar 7.846 orang.
"Pada saat kita mengajukan usulan dan disetujui oleh pimpinan itu sebanyak untuk jaksa itu 2000 (kuota), jaksa aja," katanya.
Selain itu, posisi lain yang dibuka ada pelayanan barang bukti memiliki kuota 1.446 orang, penjaga tahanan 2.258 orang, dan pengelola penanganan perkara butuh 2.142 orang.
Untuk kuota tenaga kesehatan juga menjadi kabar baik calon peserta, yang akan dibutuhkan dan ditempatkan di RS Adhyaksa sebanyak 249 formasi melalui seleksi PPPK.
"Selain CPNS kita juga melaksanakan nanti seleksi untuk PPPK, terutama untuk tenaga-tenaga kesehatan dalam rangka untuk pengisian formasi di rumah sakit Adhyaksa sebanyak 249 formasi," tukasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
Bocoran Konser KOMA: Mahalini Siapkan 6 Kostum Megah dan Kejutan Spesial di Hari Valentine
-
Polytron Hadirkan Subsidi Hingga Rp7 Juta dan Charger Portable di IIMS 2026
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama