SUARA TASIKMALAYA - Di gelaran upacara pembukaan Sekolah Pemerintahan Desa (SPD) di IPB University, penggagas SPD, Sofyan Sjaf membeberkan manfaat adanya SPD.
Diketahui, opening ceremony SPD yang sudah mencapai Angkatan III digelar di Komples Kampus IPB University, Drama, Kabupaten Bogor, Jumat (4/8/2023).
Beberapa tokoh yang di antaranya Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Kepala Desa (Kades) sebagai desa peserta SPD 2023, Dirjen Bina Otonomi Daerah - Kemendagri, dan civitas akademik IPB hadir pada upcara tersebut.
Sofyan Sjaf yang sebagai penggagas SPD sekaligus Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University melakukan sambutannya saat acara bergulir.
Adanya SPD sebagai salah satu bentuk program dari IPB yang mempunyai tujuan untuk memajukan desa, terutama yang ada di dekat lingkungan IPB University.
"Konstituen IPB University tidak lain adalah desa itu sendiri. Keberadaan SPD menunjukkan bahwa IPB memiliki komitmen besar terhadap desa," tutur Sofyan Sjaf.
Pemantauan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di desa menjadi faktor penting bagi pihaknya agar bisa menciptakan pemerintahan desa yang terus menunjukkan kualitasnya.
"Kami percaya bahwa masa depan Indonesia terletak di desa, karena itu penting untuk mengawal desa, di antaranya memastikan SDM yang menggerakkan pemerintah desa berkualitas dan berkemajuan," paparnya.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Ernan Rustiadi menyampaikan hal serupa dari Sofyan Sjaf dan mendukung langkahnya dari program SPD tersebut.
Apalagi, Erna melihat inovasi dari Sofyan Sjaf sejak mendirikan Data Desa Presisi yang tujuannya serupa dengan SPD, karena ingin memajukan dalam pembangunan desa.
"Kami percaya bahwa di masa depan, desa-desa Indonesia adalah pusat pertumbuhan. Peluang untuk merealisasikannya pun sangat besar," jelas Erna.
"Terlebih sejak keberadaan Undang-Undang Desa. Desa tidak hanya diberikan kewenangan untuk mengelola pembangunan, tetapi juga diberikan stimulan (pembangunan) melalui skenario Dana Desa," sambungnya.
Selain itu, Wakil Rektor tersebut juga mengucapkan selamat datang terhadap para peserta SPD angkatan III tahun 2023, karena bisa bertemu para dosen yang berkualitas di IPB University.
Untuk jumlah peserta SPD angkatan III kali ini diinformasikan Kepala SPD IPB University, Rajib Gandhi mencapai 180 orang dari total 60 desa yang ada di Kabupaten Bogor.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL