SUARA TASIKMALAYA - Berbicara mengenai keajaiban Al-Quran tidak akan ada ujung dan habisnya.
Salah satunya adalah sebagai obat. Umat muslim mempercayai bahwa Al-Quran bisa menjadi obat dari segala penyakit.
Tidak ada yang lebih indah dan lebih efektif melainkan terapi dengan membaca, menghayati, memahami apa yang disampaikan pada Al-Quran.
"Allah menyebutkan dalam Al-Quran, di itu Syifaun Lima Fissudur yakni sebagai obat penyembuh hati, obat jiwa," ucap Hanan Attaki dikutip dari salah satu kajian YouTube miliknya.
"Lalu bagaimana cara menjadikan Al-Quran sebagai syifa, healing? Meskipun ayat-ayat di dalam Al-Quran sama tetapi yang membedakan adalah fadilahnya," tambahnya.
Ust Hanan Attaki menekankan bahwa Al-Quran diturunkan bukan hanya untuk dibaca saja, melainkan untuk di tadaburi, dimengerti dan dipahami.
Sebagai umat islam, sudah seharusnya kita memahami setiap huruf maupun ayat dalam Al-Quran. Pada dasarnya Al-Quran sendiri merupakan salah satu pegangan bagi umat islam.
"Al-Quran itu diturunkan untuk ditadabburi, dipahami, supaya bisa menjadi solusi dan petunjuk bagi hidup," ungkapnya.
Kita tidak akan mendapatkan petunjuk kalau kita tidak memahaminya. Sama halnya dengan Al-Quran, jika tidak bisa memahami Al-Quran maka kita tidak akan mendapatkan petunjuk.
Baca Juga: Bisnis Anang Hermansyah vs Raul Lemos, Intip Perbandingan Kekayaan Keduanya
Memperbanyak membaca Al-Quran membantu meningkatkan pemikiran positif sehingga bisa memberikan solusi dan membantu proses penyembuhan.
"Ketika Nabi punya masalah, obatnya itu adalah Al-Quran," pungkasnya.
Mengutamakan membaca Al-Quran terdapat keutamaan dan keajaiban yang akan membantu menjadi solusi serta obat bagi segala penyakit.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
CEK FAKTA: Viral Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 hingga Rp 2 Miliar, Benarkah?
-
Klarifikasi Okin Absen di Acara Anak Bikin Gaduh: Akui Salah, Bantah Dilarang Pacar
-
Lepeh Insanul Fahmi? Inara Rusli Kembali Singgung soal Deadline: Saya Sudah Enggak Mau!
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak