SUARA TASIKMALAYA - Presiden RI ke -5, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan rasa sedihnya terhadap keringanan hukuman kasus Ferdy Sambo.
Ia mengaku sampai menangis dengan hukum di Indonesia yang tidak adil, padahal kasus tersebut termasuk kasus besar.
Megawati mempertanyakan penegak hukum yang dengan seenaknya merubah hukuman mati menjadi seumur hidup.
Dirinya juga menyayangkan sikap dari Ferdy Sambo, yang bisa tega menghabisi anak buahnya sendiri.
"Tapi ada juga jenderal, makanya aku nyentil itu Pak Sambo, kok anak buah sendiri dibunuh? ungkapnya.
Putri dari Soekarno itu prihatin dengan hukum di Indonesia. Ia bingung, mempertanyakan kejelasan hukum saat ini.
"Sudah gitu saya mikir begini, hukum Indonesia ini hukum apa ya sekarang?"sambungnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat menghadiri Sosialisasi buku di Jakarta (21/08/2023).
Lebih lanjut, dirinya tetap menghargai keputusan hukuman yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung.
Perlu diketahui, Ferdy Sambo dan terdakwa lainnya mendapatkan keringanan hukuman atas kasus pembunuhan Brigadir J. (*)
Berita Terkait
-
Empat Sekawan Pembunuh Brigadir Joshua Yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, dan Ricky Rizal Mendapat 'Hadiah' Potongan Hukuman
-
Suporter Persija Jakarta di Karawang Kawal Pak Midun saat Perjuangkan Keadilan Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Heboh! Hukuman Mati Ferdy Sambo Dianulir, Mahfud MD Sebut Ada Kongkalikong?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik
-
Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen