SUARA TASIKMALAYA - Setelah menyatakan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju, Partai Demokrat mengaku tak akan cawe-cawe soal penentuan cawapres Prabowo Subianto.
Partai Demokrat menyatakan akan mengikuti keputusan yang ditentukan oleh Koalisi Indonesia Maju.
Kepala BPOKK Partai Demokrat, Herman Khaeron mengaku hanya bisa mengikuti alur dari koalisi barunya.
"Kalau koalisi sudah memiliki atau sudah menentukan cawapres, ya tentu kita ikut saja," ujarnya.
Akan tetapi jika Koalisi Indonesia Maju mengajukan AHY sebagai pendamping Prabowo, partai Demokrat menyatakan kesiapannya.
"Tapi kalau kemudian Mas AHY diminta untuk menjadi cawapres ya kami siap," imbuhnya.
Posisi Demokrat sekarang tidak sama dengan saat menjadi bagian Koalisi Perubahan yang dulunya sama-sama berjuang dari awal.
Saat ini Demokrat berposisi sebagai pendatang baru di koalisi sekarang, sehingga tidak bisa seenaknya menentukan kebijakan.
"Kalau ini kan masuk kepada rumah atau kepada koalisi yang sudah terbangun," jelasnya.
Baca Juga: Loker 'PNS' Nih! Raffi Nagita Buka Lowongan Asisten Sus Rini Untuk Jaga Rayyana
Partai Demokrat sebelumnya telah melakukan kunjungan ke kediaman Prabowo Subianto yang diwakili oleh SBY dan AHY. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA