Suara.com - Melanjutkan catatan hampir 29 tahun berturut-turut berada di atas rata-rata suhu global bulanan, Januari 2014 menjadi Januari ke-4 terpanas dalam sejarah catatan suhu bumi. Hal itu setidaknya berdasarkan data yang didapat dari lembaga National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).
Berdasarkan data NOAA, kombinasi suhu rata-rata global di daratan dan lautan pada Januari lalu adalah 54,8 derajat Fahrenheit atau sekitar 12,67 derajat Celcius. Angka ini masih 1,17 derajat Fahrenheit di atas rata-rata suhu global abad ke-20. Sementara, hasil analisis lainnya dari NASA mencatat bahwa Alaska baru saja menjalani Januari terhangat ketiganya.
Dengan catatan itu pula, berarti Januari kemarin adalah yang terpanas sejak Januari 2007 lalu. Bulan Januari kemarin bahkan disebut merupakan Januari ke-38 secara beruntun yang mencatatkan suhu global di atas rata-rata suhu abad ke-20.
Di mata awam, data ini tentu bisa disebut kontras dengan kenyataan dampak "polar vortex" di berbagai belahan bumi, terutama di Amerika Serikat (AS) dan Kanada, juga sejumlah kawasan di Inggris dan Rusia. Badai dan hamparan salju tebal di negeri-negeri itu, ternyata bukan berarti bumi secara global menjadi lebih dingin, namun justru sebaliknya.
Dengan kata lain, suhu tinggi yang kian luar biasa di belahan lain bumi (selatan), mampu melampaui dinginnya sejumlah kawasan yang memang tengah berada di musim dingin (utara). NOAA sendiri mencatat, suhu daratan di belahan selatan bumi sempat mencapai yang terpanas dalam sejarah pada Januari lalu.
Sementara untuk Februari ini, berdasarkan data NOAA pula, suhu global bumi berkemungkinan bakal berakhir dengan catatan masih di atas rata-rata abad ke-20. Ini sekaligus memperbesar kemungkinan dampak kemunculan El Nino di akhir musim panas (tengah tahun), serta lebih jauh berpotensi mencatatkan rekor lebih tinggi lagi di akhir tahun ini, hingga memasuki 2015.
NOAA sendiri mencatat, Januari terakhir yang bersuhu di bawah rata-rata temperatur global, terjadi pada tahun 1976 lalu. Itu adalah tahun di mana AS mencapai usia dua abad, atau ketika serial pertama film Rocky dirilis di bioskop. Sementara, bulan terakhir yang tercatat berada di bawah rata-rata suhu global adalah Februari 1985. Agaknya memang, bumi belakangan makin panas. (Mashable.com)
Berita Terkait
-
Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis
-
Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Cuaca Makin Tak Menentu, Terlambatkah Kita Menghadapi Krisis Iklim?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D