Suara.com - Parlemen Eropa mengajukan sebuah rancangan undang-undang yang mewajibkan semua produsen telepon seluluer membuat charger - perangkat isi ulang baterai pada ponsel - yang bentuknya seragam. Rencananya kebijakan itu akan berlaku mulai 2017.
Rancangan undang-undang itu uniknya telah disetujui pada Kamis (13/3/2014), untuk diajukan ke Dewan Uni Eropa. Pengajuan itu tampaknya hanya akan menjadi formalitas, karena badan pengambilan keputusan tertinggi di Uni Eropa itu sudah memberikan dukungan atas rancangan itu jauh hari sebelumnya.
Tujuan dari regulasi itu adalah memudahkan konsumen menggunakan gadget mereka dan untuk mengurangi sampah elektronik yang terus meningkat setiap tahunnya.
"Aturan ini akan membantu konsumen dan lingkungan hidup. Ini akan mengakhiri keributan gara-gara charger dan mengurangi sampah elektronik yang jumlahnya mencapai 51.000 ton setiap tahun," kata Barbara Weiler, anggota Parlemen Eropa.
Negara-negara Uni Eropa punya waktu sampai 2016 untuk mengadopsi aturan itu ke dalam undang-undang masing-masing negara dan pabrikan-pabrikan elektronik punya waktu 12 bulan untuk mengubah desainnya ke bentuk yang seragam. (BBC)
Berita Terkait
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata
-
Presiden Perancis 'Kobarkan Perang' Lawan AS, Ajak Eropa Aktifkan Bazooka Perdagangan
-
5 Rekomendasi Charger 25W, Aman dan Tidak Bikin Baterai Cepat Rusak
-
POCO F8 Pro Lolos Sertifikasi, Kotak Penjualan Kemungkinan Tanpa Charger
-
IEU-CEPA Disepakati, Uni Eropa Lirik Industri F&B hingga Energi Terbarukan Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan