Suara.com - Seorang penerjun payung di Norwegia berhasil merekam sebuah meteor yang sedang jatuh ke Bumi dari luar angkasa. Meteor itu melesat hanya beberapa meter dari tempatnya melayang.
Videonya menjadi rekaman pertama di dunia yang menggambarkan proses jatuhnya meteor dari luar angkasa ke Bumi. Dalam video itu terlihat batu antariksa tersebut melesat mulus tanpa terbakar, setelah melewati atmosfer Bumi.
Peristiwa langka itu direkam oleh Anders Helstrup, yang bergabung dalam Oslo Parachute Club.
"Saya merasa akan terjadi sesuatu, tetapi saya tidak sadar apa yang terjadi," kata Helstrup, "Ketika kita menghentikan video itu, kita bisa dengan jelas melihat ada sesuatu yang mirip batu."
Seorang geolog memastikan bahwa sebuah meteor meledak kira-kira 20 kilometer di atas Helstrup dan rekan-rekannya ketika mereka melakukan penerjunan pada tahun 2012 itu. Sejak itu para ilmuwan telah menyisir wilayah Norwegian dan sekitarnya untuk mencari batu antariksa tersebut.
Lazimnya kecepatan sebuah meteor akan berkurang saat memasuki atmosfer Bumi dan akibat gesekan dengan atmosfer batuan antariksa itu akan memantik api di sekelilingnya.
Ketika api padam, meteor itu akan memasuki tahap yang dinamakan "dark flight", saat dia melesat jatuh ke Bumi seperti batu biasa. (Telegraph)
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Hujan Meteor Lyrid April 2026: Tonton Meteor Tanpa Teleskop
-
Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?
-
Royal Enfield Rilis Meteor 350 Sundowner Orange Edisi Terbatas Hanya 36 Unit di Indonesia
-
Review Jo Nesbo's Detective Hole: Serial Killer Oslo yang Gelap dan Brutal!
-
Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Kemenangan Belanda atas Norwegia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek
-
Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut
-
Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis
-
Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global
-
Strava Tambahkan Fitur Terapi Fisik, Bantu Pengguna Pantau Pemulihan Cedera Lewat Aplikasi Fitness