Suara.com - Peneliti di University College London berhasil menciptakan sebuah rumus yang bisa menebak dengan akurat kebahagiaan dari 18 ribu orang.
Pertama-tama, peneliti itu mengumpulkan 26 partisipan untuk menyelesaikan tugas pengambilan keputusan di mana pilihan yang mereka ambil mengarah kepada keuntungan mendapatkan uang atau kerugian.
Para peneliti itu menggunakan gambar MRI untuk mengukur aktivitas otak dan meminta mereka untuk mengulangi,”Seberapa bahagia kamu sekarang?”.
Berdasarkan data yang dikumpulkan peneliti dari penelitian pertama, mereka menciptakan sebuah model yang terkait kebahagiaan dengan hadiah dan juga harapan.
Seperti inilah rumus kebahagian itu:
Lalu, dalam studi yang dipublikasikan pada Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti mengetes model tersebut kepada 18.420 orang lewat permainan di telepon pintar yaitu The Great Brain Experiment untuk mendapatkan poin. Mereka menemukan bahwa rumus yang diciptakan itu juga akurat untuk memprediksi kebahagian dari orang yang bermain game tersebut.
Para peneliti tidak terkejut dengan bagaimana hadiah mempengaruhi kebahagiaan, tetapi mereka terkejut dengan seberapa besar pengaruh ekspektasi atau harapan.
Para peneliti mengungkapkan, penemuan mereka itu mendukung teori bahwa apabila Anda mempunyai ekspektasi yang rendah maka Anda tidak akan kecewa. Mereka juga menemukan bahwa harapan yang positif terhadap sesuatu, seperti pergi ke rumah makan favorit adalah bagian besar yang membentuk kebahagiaan.
Rumus kebahagiaan yang diciptaka ilmuwan ini bisa digunakan untuk mempelajari gangguan mood serta memahaminya dengan mempelajari bagaimana seseorang dengan gangguan mood berbeda dalam bereaksi terhadap suatu kejadian. (TIME)
Berita Terkait
-
Menjaga yang Sudah Ada di Buku Bahagia Itu Sederhana
-
3 Zodiak yang Mengalami Kebahagiaan Tak Terduga Mulai 4 Februari 2026
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout
-
Kebahagiaan Era Media Sosial: Antara Ekspresi Diri dan Kerentanan Emosional
-
Bahagia Versi Siapa? Mempertanyakan Klaim Prabowo di Swiss Tentang Rakyat RI
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
OPPO Reno15 Series: Selfie Ultra Wide 0,6x, Baterai 7.000mAh untuk Aktivitas Anak Muda Tanpa Batas
-
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran
-
Garmin Venu X1 French Gray Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch Tertipis 7,9 mm
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
7 HP Layar Super AMOLED dengan Kamera Ultrawide Paling Murah, Spek Kelas Atas
-
Ini Cara Efektif Lindungi Remaja Saat Akses Instagram, Facebook, dan Messenger
-
Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming
-
HP Satukan HyperX dan OMEN, Hadirkan Ekosistem Gaming Terpadu dan Luncurkan HyperX OMEN 15
-
Bangun Ekosistem, Bukan Sekadar Produk: Strategi Sukses Tembus Global
-
5 Rekomendasi HP RAM 16 GB Murah dan Kamera Bagus untuk Multitasking