Suara.com - Kabar yang menyebutkan bahwa Facebook mulai memungut bayaran sebesar 2,99 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp35.805 rupanya hanya isapan jempol belaka atau "hoax".
Sebelumnya, sejak Selasa (23/9/2014), beberapa situs berita luar negeri, termasuk International Business Times, dan beberapa website berita di Tanah Air melaporkan bahwa mulai November nanti Facebook akan memungut bayaran.
Alasan Facebook memungut bayaran, demikian isi kabar burung itu, karena jumlah pengguna semakin banyak yang tak diimbangi oleh pendapatan yang diterima Facebook dari iklan.
Tetapi Hoax Slayer, situs yang mengungkap berita-berita palsu, menulis bahwa berita tersebut hanyalah kabar burung. Yang menyebarkannya pertama kali, seperti yang ditelusuri Hoax Slayer, adalah situs "National Report" yang memang berisi berita-berita satir.
Kabar tentang Facebook yang akan memungut bayaran sebenarnya sudah sering beredar beberapa tahun belakangan, tetapi tidak pernah terbukti.
Adapun setelah terbukti hanya hoax, beberapa website berita sudah menghapus berita tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi
-
Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman