Suara.com - Arkeolog mulai menggali sebuah desa yang diyakini berusia sekitar 1.300 tahun dan memiliki lebih dari 50 rumah berdinding batu pasir di sebuah taman nasional Amerika Serikat di Arizona bagian timur laut, Sabtu (11/10/2014)
Menurut salah satu peneliti, situs itu pertama kali ditemukan oleh sebuah tim yang memeriksa sebagian kawasan Taman Nasional Petrified Forest selama musim panas. Secara umum mereka telah memindai rumah dan artefak lainnya yang ditemukan di situs tersebut berasal dari periode antara 200 Masehi dan 700 Masehi.
"Keramik di situs itu memberitahu kami bahwa apa yang kami temukan berada dalam tenggang waktu tersebut," kata Amy Schott, seorang arkeolog yang bekerja untuk taman itu.
Ia juga mengatakan, situs serupa lainnya di sana telah diperiksa usianya dan kira-kira berada dalam periode tersebut.
Para peneliti menemukan petunjuk pertama dari 50 sampai 75 rumah yang terkubur di bukit pasir di taman itu pada bulan Juni, dan mereka memperkirakan desa bisa memiliki penduduk sebanyak 125 jiwa.
Schott mengatakan rumah-rumah itu diyakini telah dihuni pada masa yang disebut sebagai era Basketmaker, yaitu masa ketika masyarakat asli Amerika di daerah itu mulai menanam untuk pangan dan membangun permukiman.
"Sebagian besar situs yang Anda temukan kecil," kata Schott, yang turut ambil bagian dalam proyek ini.
Di situs tersebut ditemukan pula tembikar kuno, para peneliti juga menemukan alat-alat sederhana yang terbuat dari batu dan kayu yang membatu serta liontin yang dibuat dari kerang. Tidak ada sisa-sisa kerangka manusia yang ditemukan, kata Schott. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Asus Bidik 30 Persen Pangsa Pasar Notebook dan Perkuat Strategi Omnichannel
-
Oppo Watch S Resmi Hadir: Smartwatch Ultra Ramping dengan Analisis Kesehatan Kelas Flagship
-
iPhone Fold Dirumorkan Mirip iPad, Apple Siapkan Desain Paling Nyeleneh Sepanjang Sejarah iPhone
-
Kenaikan Harga Chip Memori Uji Ketahanan Pasar Smartphone di 2026, Merek Mana yang Mampu Bertahan?
-
Nioh 3 Siap Rilis Bulan Ini, Kemungkinan Tak Eksklusif PS5 dan PC
-
7 Smartwach Murah Alternatif Xiaomi, Fungsional dan Awet Mulai Rp100 Ribuan
-
7 HP Oppo Rp2 Jutaan yang Paling Layak Beli di 2026, Performa Jempolan
-
68 Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 3 Februari: Klaim Green Flame Draco dan Arrival Animation
-
41 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026: Raih Icon 115-117 dan Draf Voucher
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Baterai Jumbo: Jadi Barang Buruan di Tahun 2026