Suara.com - Pemerintah Italia akan melelang sejumlah properti utamanya melalui media daring. Di antara properti yang dilelang itu adalah sebuah pulau di laguna Venesia, sebuah benteng abad ke-15 saat melawan dinasti Usmaniah Turki dan bekas biara yang terletak di pantai selatan.
Sebuah barak tentara di pusat Trieste dan sebuah tempat tinggal di pusat ziarah Katolik Loreto juga muncul dalam lelang dalam jaringan untuk penawaran yang dijadwalkan pada 6 Mei 2014, dan diperuntukkan bagi pembeli dari seluruh dunia ini.
Dalam upayanya untuk mencari dana guna memotong utang publiknya dan mematuhi pedoman anggaran Uni Eropa, Italia yang belum sepenuhnya lepas dari krisis finansial ini, telah memotong persyaratan untuk memastikan pembeli dapat dengan cepat mendapatkan izin yang dibutuhkan untuk memperbarui kepemilikan benda bersejarah.
"Investor dapat mengajukan tawaran untuk properti kami dari mana-mana, dari New York atau Dubai," kata Stefano Scalera dari Demanio, badan publik yang mengelola properti negara Italia, Senin (13/4/2014). "Melalui internet mereka dapat mengunduh dokumen dan kontrak, yang semua telah kami terjemahkan ke dalam bahasa Inggris," katanya .
Pulau laguna Venesia yang dilelang adalah Pulau Poveglia, yang terletak di lepas pantai barat Pulau Lido. Pulau itu tidak berpenghuni sejak sebuah rumah sakit di pulau itu ditutup beberapa dasawarsa lalu. Kastil abad ke-15 yang ditawarkan berada di Gradisca d' Isonzo, dekat perbatasan dengan Slovenia .
Empat puluh aset biasa lainnya ditawarkan bersama dengan lima aset bergengsi di laman Demanio (https://venditaimmobili.agenziademanio.it/AsteDemanio_FE/index.php ).
Italia , yang memiliki lebih dari 500 ribu properti dan tempat tinggal komersial, di masa lalu telah berjuang untuk menjual aset milik negara karena aturan tender yang kompleks dan prosedur yang lambat terkait izin untuk merestrukturisasi bangunan tua yang telah membuat investor menjauh.
"Kali ini berbeda. Rintangan administrasi utama untuk aset tersebut telah dibersihkan menjelang penjualan," kata Scalera , tanpa memperkirakan pendapatan yang diharapkan diperoleh dari penjualan itu.
Demanio telah memperoleh 1,8 triliun euro sejak tahun 2001 melalui penjualan properti milik negara. Italia memproyeksikan keuntungan 500 juta euro (694, 4 juta dolar) pada akhir tahun ini dari penjualan real estate. (Antara)
Berita Terkait
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
-
Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri