Suara.com - Sejumlah artefak kuno asal Irak muncul di pasar gelap. Diduga, benda-benda bernilai tinggi itu dirampas kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari kawasan Irak bagian utara dan menjualnya melalui perantara.
Sejak berhasil menguasai Kota Mosul dan Nineveh, ISIS punya akses masuk ke hampir 2.000 situs arkeologi yang tersebar di wilayah tersebut. Sementara itu, di seluruh Irak, ada lebih dari 12.000 situs semacam itu.
Kebudayaan Mesopotamia pernah tumbuh di kawasan yang saat ini dikuasai ISIS. Nineveh dan Babilonia, adalah dua kota yang dihuni bangsa Sumeria, bangsa yang menemukan aksara Barat pertama pada 3100 SM.
Informasi soal peredaran artefak kuno di pasar gelap itu disampaikan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).
"Ini (ISIS) adalah mafia artefak internasional. Mereka mengenali benda-benda tersebut dan menjual apa yang bisa mereka uangkan," ungkap Qais Hussein Rasheed, Kepala Museum Baghdad.
Menurut Qais, ISIS bekerja sama dengan sejumlah kelompok terorganisir. Qais mengatakan, sejauh ini perampasan terbesar terjadi di istana Raja Assyria, Ashurnasirpal II yang terletak di Kalhu.
Qais menambahkan, tablet-tablet Assyria dicuri dan ditemukan di sejumlah kota di Eropa. Bahkan, beberapa di antaranya dipotong-potong dan dijual secara terpisah.
Seorang pejabat Irak mengingatkan perlunya pemerintah negara tetangga seperti Yordania dan Turki untuk membantu mencegah benda-benda tersebu masuk ke negara mereka. Menurut si pejabat, hasil penjualan artefak tersebut dipakai untuk mendanai gerakan ISIS. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Foto Mirip Pemimpin ISIS Dirangkul Perempuan Beredar di Media Sosial
-
Gelontor 12.000 Dolar Untuk ISIS, Lelaki Australia Ditangkap
-
Pemimpin ISIS Akhirnya Meledakkan Diri, Tapi Hanya di Acara Ini
-
Jurnalis Inggris Tawanan ISIS Remehkan Serangan Udara AS
-
Tank-tank Unik Ini Dibuat Pasukan Kurdi untuk Gempur ISIS
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya
-
Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan
-
Aksi Pemain Abroad Timnas Indonesia di Luar Negeri: Kevin Diks Cedera, Maarten Paes Gahar
-
Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa
-
Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik
-
Perundingan Damai Gagal, Armada Angkatan Laut Iran Siap Tempur di Selat Hormuz
-
Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS