Suara.com - Jika akhir-akhir ini Anda kesulitan mencari pasangan yang setia, tetaplah optimis. Alasannya karena kesetiaan pada satu pasangan saja seumur hidup bukan mitos dan bisa ditemukan di dunia, termasuk di alam binatang.
Ada setidaknya empat primata yang bisa bertahan hanya dengan satu pasangan seumur hidupnya. Yang terbaru adalah monyet malam atau douroucoulis.
Dalam sebuah penelitian selama 18 tahun ilmuwan Amerika Serikat menemukan bahwa monyet malam jantan tidak pernah berselingkuh seumur hidupnya. Tidak hanya itu, douroucoulis juga ikut menjaga dan membesarkan anaknya hingga cukup dewasa.
Selain monyet malam ada tiga primata lain yang terbukti setia seumur hidup. Ketiganya adalah antelop Kirk's dik-dik (Madoqua kirkii), tikus california (Peromyscus californicus), dan tikus loncat Malagasi (Hypogeomys antimena).
Tapi menurut David P Barash, pakar psikologi pada Universitas of Washington dan juga penulis buku "The Myth of Monogamy", binatang yang setia secara seksual belum tentu setia secara sosial, demikian juga sebaliknya.
Yang dimaksud dengan setia secara sosial atau monogami sosial adalah komitmen pasangan untuk membesarkan anak bersama-sama. Nah, perilaku monogami sosial ini yang sangat sukar ditemukan pada mamalia.
Barash mengatakan bahwa mamalia betina khususnya sangat pandai menyembunyikan perselingkuhannya dan ketika diteliti oleh ilmuwan mereka terlihat seolah-olah setia pada pasangan mereka.
"Dalam kasus seperti itu, hanya ketika dilakukan penelitian DNA baru terungkap bahwa binatang-binatang itu tidak setia seperti yang terlihat," ujar dia.
Jadi, sebenarnya binatang mana yang paling setia?
Menurut Barash binatang yang paling setia di dunia adalah Diplozoon paradoxum, cacing pipih yang hidup sebagai parasit di insang ikan karper Eropa.
Cacing pipih ini mengawali hidup mereka dalam bentuk telur di insang ikan. Setelah menetas, cacing itu akan terus bertumbuh sebelum selama beberapa bulan.
Uniknya, agar tetap hidup cacing itu harus menemukan pasangan dan dengan pasangan itu cacing pipih akan melebur menjadi satu, selamanya.
"Pada spesies ini jantan dan betina bertemu saat masih remaja dan tubuh mereka melebur...bahkan ajal tidak bisa memisahkan mereka," tutup Barash. (news.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition
-
SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing
-
4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas
-
Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!
-
Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli
-
10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship
-
4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol
-
Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship
-
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
-
Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan