Suara.com - Ahli kesehatan tengah menguji coba tes untuk menentukan pasien tua apakah akan meninggal dalam 30 hari setelah dirawat di rumah sakit. Tes ini dikembangkan oleh dokter-dokter dengan tujuan untuk memberi kesempatan kepada pasien mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang dicintainya.
Tim dokter mengungkapkan, tes ini juga bisa mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh pasien yang mempunyai sakit parah. Tes ini akan melihat 29 indikator kesehatan termasuk usia, kelemahan, penyakit, gangguan jiwa, detak jantung yang kemudian menghasilkan peluang kematian dalam waktu satu bulan hingga 12 minggu.
Peneliti menungkapkan, tujuan dari Critera for Screening and Triaging to Appropriate aLternative care atau CriSTAL adalah untuk mengurangi biaya kesehatan yang sebenarnya tidak diperlukan dan rencana untuk mengakhiri hidup pasien.
“Menunda kematian berkontribusi terhadap biaya kesehatan yang melonjak meski dilakukan intervensi yang agresif dan mahal,” kata Dr Magnolia Cardona-Morrel, peneliti di University of New South Wales, yang merupakan pemimpin dari penelitian ini.
Intervensi yang dilakukan sering tidak mempunyai dampak terhadap kesehatan pasien dan juga tidak meningkatkan kualitas hidup pasien dan juga bisa membuat frustrasi petugas kesehatan. (Telegraph)
Tag
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan
-
Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi
-
Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat