Suara.com - Twitter meminta sejumlah pengguna terverifikasinya - mereka yang mendapatkan pita biru di akunnya - untuk mengunggah foto menggunakan fitur di dalam Twitter dan tidak lagi menggunakan Instagram.
"Unggah foto Anda langsung ke Twitter agar para fans Anda bisa selalu melihatnya," tulis Twitter, yang melampirkan dua contoh tweet. Dalam tweet pertama terdapat gambar yang diunggah ke Twitter dan contoh kedua, hanya tautan dari Instagram.
Selama hampir dua tahun, para pengguna Twitter lebih memilih untuk menggunggah foto ke Instagram dan memasangnya di Twitter ketimbang langsung ke aplikasi asli Twitter. Alhasil, Instagram lebih banyak dikunjungi pengguna Internet ketimbang Twitter.
Para pengguna terverifikasi sendiri biasanya adalah pesohor, seniman, politikus, atau perusahaan yang mempunyai jutaan follower.
Mengunggah foto langsung ke Twitter memang lebih menguntungkan karena foto akan langsung ditayangkan di media sosial itu. Jika menggungah foto Instagram ke Twitter, pengguna hanya akan melihat tautan dan harus mengkliknya untuk bisa melihat gambar utuh.
Pada Desember 2014 lalu, Instagram, yang kini dimiliki Facebook, mengumumkan punya lebih dari 300 juta pengguna aktif bulanan, mengalahkan Twitter yang hanya punya 284 juta pengguna aktif setiap bulan.
Menanggapi statistik itu, Evan Williams, salah satu pendiri dan pemimpin Twitter, mengatakan tak peduli dengan data tersebut.
"Itu adalah pernyataan soal luasnya jangkauan versus kedalaman. Kenapa kita hanya mempermasalahkan pengguna? Yang gila adalah, Facebook berhasil membentuk angka-angka itu menjadi alat ukur di bursa," kata Williams.
"Tetapi tidak ada yang pernah bertanya, apa itu pengguna aktif bulanan?" cetus dia.
Williams juga mengatakan bahwa Twitter mempunyai pengaruh sangat besar dalam perubahan dunia di beberapa tahun terakhir dan itu tidak bisa dilakukan oleh layanan online lainnya.
"Jika Anda berpikir tentang pengaruh Twitter di dunia, dibandingkan dengan Instagram, itu sangat signifikan," ujar Williams.
Ia mengatakan bahwa Twitter punya keunggulan tersendiri karena menjadi wadah informasi real time, tempat berita-berita besar dikumandangkan, dan arena perbincangan para pemimpin dunia.
"Jika itu berlangsung, saya sungguh tak ambil pusing jika Instagram punya lebih banyak pengguna yang selalu melihat foto-foto cantik di layanan mereka," tukas Williams. (Mashable)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara