Ilustrasi (Supplied)
Badan antarika AS, NASA menawarkan bayaran 18.000 dolar atau sekitar Rp210 juta kepada siapapun yang mau tinggal di tempat tidur selama 10 minggu tanpa putus.
Tapi untuk itu relawan harus tunduk kepada rezim tes yang melelahkan selama lebih dari tiga bulan. Satu-satunya kriteria yang dibutuhkan adalah kandidat haruslah warga negara AS yang sehat.
Para relawan akan dibagi menjadi orang-orang yang berolahraga dan mereka yang tidak. Langkah pertama akan melihat semua orang mengambil bagian, menghabiskan antara dua dan tiga minggu di dalam 'fasilitas' yang disediakan. Di sini mereka akan diizinkan untuk menjalani kehidupan normal sehari-hari.
Sedangkan penelitian tahap kedua, para relawan akan ditransfer ke penerbangan Unit Penelitian analog milik NASA di Houston, Texas. Mereka akan menghabiskan 10 minggu berbaring di tempat tidur, dengan tubuh mereka agak miring ke belakang, dengan posisi kepala di bawah.
Gerakan akan dijaga seminimal mungin, di mana 'tikus' laboratorium ini hanya diijinkan pergi ke toilet dalam pispot plastik. Mereka juga harus mencuci sambil berbaring dengan pancuran genggam.
Membaca dan menonton film akan diizinkan, karena aktifitas ini tidak banyak menggunakan energi. Namun, para peserta bisa menderita nyeri sendi, karena berbaring di satu posisi untuk waktu yang cukup panjang.
Percobaan ini adalah untuk meniru apa yang dialami tubuh astronot selama di ruang angkasa yang tanpa bobot.
Sementara penelitian tahap ketiga akan melihat relawan melakukan 14 hari latihan, yang akan mencakup bersepeda, jongkok dan berjalan. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk "kegiatan rekondisi," dan melihat bagaimana olahraga teratur membantu tubuh untuk kembali ke bentuk normal.
Treadmill dan mesin berat akan disediakan dalam percobaan ini, sedangkan latihan akan bervariasi dalam intensitas sehari-hari. (rt.com)
Tapi untuk itu relawan harus tunduk kepada rezim tes yang melelahkan selama lebih dari tiga bulan. Satu-satunya kriteria yang dibutuhkan adalah kandidat haruslah warga negara AS yang sehat.
Para ilmuwan akan menyeleksi orang-orang yang beruntung, yang akan menjalani percobaan selama 70 hari. Penelitian ini untuk mensimulasikan seberapa efektif latihan pada astronot, yang kehilangan kardiovaskular, tulang dan fungsi otot sebagai akibat dari hidup dalam kondisi gravitasi nol.
Para relawan akan dibagi menjadi orang-orang yang berolahraga dan mereka yang tidak. Langkah pertama akan melihat semua orang mengambil bagian, menghabiskan antara dua dan tiga minggu di dalam 'fasilitas' yang disediakan. Di sini mereka akan diizinkan untuk menjalani kehidupan normal sehari-hari.
Sedangkan penelitian tahap kedua, para relawan akan ditransfer ke penerbangan Unit Penelitian analog milik NASA di Houston, Texas. Mereka akan menghabiskan 10 minggu berbaring di tempat tidur, dengan tubuh mereka agak miring ke belakang, dengan posisi kepala di bawah.
Gerakan akan dijaga seminimal mungin, di mana 'tikus' laboratorium ini hanya diijinkan pergi ke toilet dalam pispot plastik. Mereka juga harus mencuci sambil berbaring dengan pancuran genggam.
Membaca dan menonton film akan diizinkan, karena aktifitas ini tidak banyak menggunakan energi. Namun, para peserta bisa menderita nyeri sendi, karena berbaring di satu posisi untuk waktu yang cukup panjang.
Percobaan ini adalah untuk meniru apa yang dialami tubuh astronot selama di ruang angkasa yang tanpa bobot.
Sementara penelitian tahap ketiga akan melihat relawan melakukan 14 hari latihan, yang akan mencakup bersepeda, jongkok dan berjalan. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk "kegiatan rekondisi," dan melihat bagaimana olahraga teratur membantu tubuh untuk kembali ke bentuk normal.
Treadmill dan mesin berat akan disediakan dalam percobaan ini, sedangkan latihan akan bervariasi dalam intensitas sehari-hari. (rt.com)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
4 Tips Kamar Tidur Menurut Fengshui Agar Cepat Menikah
-
7 Cara Memilih Produk Dekorasi Kamar Tidur yang Efektif Sesuai Prinsip Feng Shui
-
7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui
-
Ingin Rezeki Lancar dan Tidur Nyenyak? Ini 4 Warna Kamar Tidur Pembawa Hoki Menurut Feng Shui
-
4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot
-
Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih