Suara.com - Setiap penyuka apalagi pengoleksi minuman anggur, biasanya tahu betapa tingginya nilai sebotol sampanye yang sudah tua. Namun sejauh ini, mungkin sedikit sekali --jika bukan belum ada-- orang yang pernah mencoba sampanye berusia 170 tahun yang ditemukan di dasar laut.
Sebagaimana ditulis Live Science, itulah yang dialami oleh sejumlah penyelam peneliti pada 2010 lalu, saat menemukan sebanyak 168 botol sampanye di Laut Baltik, di wilayah Kepulauan Aland Finlandia. Mereka menemukannya di reruntuhan sebuah kapal, dan saat mencoba rasanya mereka segera paham usia sampanye tersebut sudah lebih dari 100 tahun.
Belakangan, dalam laporan penelitian yang dirilis pada Senin (20/4/2015) lalu, hasil analisis kimia terhadap kandungan sampanye itu pun mengungkapkan lebih banyak hal. Termasuk di antaranya perkiraan tentang bagaimana sampanye dari abad ke-19 itu diproduksi.
"Setelah 170 tahun tersimpan dalam kondisi nyaris sempurna di kedalaman lautan, botol-botol sampanye ini dibangkitkan dan siap mengisahkan pada kita sebuah bab dari sejarah pembuatan minuman anggur," tulis para peneltii di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.
Dalam studi yang dipimpin Philippe Jeandet, seorang profesor bidang biokimiawi makanan di University of Reims, Champagne-Ardenne, Prancis, itu para peneliti menganalisa komposisi kimia dari sampanye yang ditemukan. Mereka pun membandingkannya dengan sampanye yang ada saat ini.
"Kami menemukan bahwa komposisi kimia dari sampanye berusia 170 tahun ini... sangat serupa dengan komposisi sampanye era modern," tutur Jeandet, sembari mengungkapkan pula beberapa perbedaannya. "Terutama (yang berbeda) adalah pada kandungan gula dalam sampanyenya," sambungnya.
Menurut para peneliti pula, berdasarkan torehan di bagian sumbat (tutup) botol sampanye yang ditemukan, dapat diduga beberapa perusahaan sampanye Prancis yang memproduksinya. Mereka antara lain adalah Veuve Clicquot Ponsardin, Heidsieck, serta Juglar.
Sementara itu berdasaran hasil analisis kimianya, diketahui bahwa minuman anggur tersebut memiliki kandungan gula jauh lebih banyak dibanding sampanye modern. Minuman berusia 170 tahun itu tercatat memiliki kandungan gula sekitar 150 gram per liter, sementara sampanye era sekarang biasanya hanya memiliki kadar gula 6 sampai 8 gram per liter. [Live Science]
Berita Terkait
-
Makna Tradisi Pouring Champagne, Dilakukan Amanda Manopo dan Kenny Austin saat Resepsi
-
Mengenal Anggur Kolesom, Warisan Tradisional yang Kaya dengan Bahan Alami
-
Dibantah Kemenag, Kronologi Heboh Produk Wine Diklaim Dapat Sertifikat Halal
-
Lupakan Anggur Merah dan Sate Kambing, Musik Terbukti Ilmiah Bikin Pasangan Lebih Cepat Terangsang
-
Kaesang Pangarep Ngaku Keramas 3 Kali Sehari Setelah Jadi Pengantin Baru, Memang Kenapa Sih?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 April 2026: Amankan Jutaan Koin dan Gems, Bikin Skuad Gacor
-
5 Rekomendasi HP Murah 'Penguasa Pasar' 2025-2026: Kamera Jernih dan RAM Melimpah
-
Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Usung Chip Snapdragon Kencang, Sasar Midrange
-
Usai Rilis Global, HP Murah POCO C81 Pro Bersiap Masuk ke Indonesia
-
HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas
-
iPhone Lipat Pertama Resmi Pakai Nama 'iPhone Ultra', MacBook Layar Sentuh Menyusul?
-
Smart Home Jadi Nyata Berkat AC AQUA AQA-KCR9VRAL Hadirkan Kontrol HP dan Sterilisasi UV
-
Monitor Gaming Anyar, Samsung Odyssey G8 Dukung Resolusi 6K Refresh Rate Tinggi
-
Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!
-
Harga Vivo TWS 5i Rp300 Ribu, TWS Murah Ini Usung Baterai Tahan Lama