Suara.com - Situs pengungkap rahasia, Wikileaks, kembali membuka peluang bagi mereka yang ingin mengunggah dan menyebarkan dokumen-dokumen rahasia ke publik via internet. Kali ini, demi keamanan sumbernya, Wikileaks menggunakan peranti lunak anonim, Tor.
Wikileaks pekan lalu mengumumkan sudah meluncurkan versi beta dari website yang berfungsi untuk menerima unggahan dokumen dari para whistler blower. Kerahasiaan yang diterapkan dalam sistem baru ini diklaim sangat ketat, sehingga bahkan staf Wikileaks sekalipun tak akan mengetahui identitas orang yang mengunggah rahasia itu.
Empat setengah tahun lalu, setelah melalui diskusi internal, beberapa staf Wikileaks menghapus banyak dokumen dan kode-kode dekripsi yang bisa kembali membuka dokumen tersebut. Mereka menilai website itu kurang ketat melindungi identitas sumber mereka.
Sejak penutupan portal Wikileaks, sejumlah media mulai memanfaatkan SecureDrop dan GlobalLeaks untuk mencari sumber-sumber rahasia pemerintahan, organisasi internasional, atau bahkan perusahaan swasta.
Akan tetapi dalam blognya, pendiri Wikileaks, Julian Assange, menulis bahwa teknologi sistem penerima informasi rahasia dari GlobalLeaks dan Secure Drop "tidak cocok dengan sumber-sumber Wikileaks yang berspesialisasi di sektor keamanan nasional."
Meski masih dalam tahap beta, Assange mengklaim bahwa sistem baru Wikileaks itu disebut sudah solid dan bisa berfungsi sempurna.
Adapun Assange kini masih terkurung di Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris. Di sana ia berlindung setelah diberi suaka politik oleh Ekuador. (The Next Web)
Tag
Berita Terkait
-
Sembunyi di London, Diam-diam Assange Jualan Baju Wikileaks
-
Pengacara: Assange Tidak Akan Keluar Tanpa Jaminan
-
Pendiri WikiLeaks Tak Akan Serahkan Diri Pada Polisi
-
Sembunyi dari Kasus Pelecehan Seks, Pendiri WikiLeaks Akan "Segera" Keluar
-
Keluar dari Tempat Persembunyian, Assange Akan Serahkan Diri ke Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan