Suara.com - Raksasa teknologi dunia asal Taiwan, Benq, pada Rabu (27/5/2015) meluncurkan sederet monitor baru di Indonesia. Jajaran monitor ini akan menjadi andalan Benq untuk mengawali ekspansi mereknya di Tanah Air.
"Setelah satu tahun berdiri di Indonesia, kami akan terus berekspansi," kata Country Manager BenQ Indonesia, Eko Handoko di Jakarta, "Kami akan terus menambah jajaran produk dan salah satunya adalah monitor-monitor canggih ini."
Monitor-monitor yang diboyong Benq ke Tanah Air sebagian besar ditujukan untuk pasar korporasi, tetapi dengan keunggulan pada kejelian warna dan teknologi ramah mata (eye care) - menyajikan monitor dengan paparan sinar biru yang rendah serta bebas kedipan, sehingga lebih tak membuat mata cepat lelah.
Untuk industri ritel dan makanan, Benq menyediakan Smart Signage ST550K yang selain menayangkan gambar berkualitas ultra high definition (UHD), tetapi juga sudah diotaki oleh sistem operasi Android.
Sementara untuk penggunaa di sektor pendidikan, Benq punya flat panel atau papan tulis interaktif RP790 berukuran 79 inci. Layar ini sudah dilengkapi dengan teknologi layar sentuh.
Selain itu Benq juga mempunyai pilihan untuk video wall denga Benq PL550 dan BL3200PT untuk para desainer dan pekerja seni grafis profesional.
Selain menyasar pasar bisnis, Benq juga mempunyai jajaran monitor khusus gaming dengan Benq XL. Monitor-monitor ini dirancang oleh juara-juara e-sport dunia dan ditujukan untuk memberikan pengalaman bermain game hardcore lebih maksimal.
Untuk memasarkan produk-produk anyarnya di Tanah Air, Benq dalam kesempatan yang sama juga menggandeng tiga mitra di Tanah Air. Ketiganya adala PT Datascrip, XDC Indonesia, dan Mata Facets Integra.
Benq optimistis dengan langkah awalnya di Tanah Air. Eko, mengutip data IDC, mengatakan Indonesia akan menjadi pasar sektor teknologi komunikasi paling cepat di Asia Tenggara dengan total belanja mencapai Rp204 miliar pada 2014 silam. Pertumbuhan pemain game hardcore di Indonesia juga yang tercepat di dunia, dengan jumlah gamers mencapai 26 juta orang.
Selain monitor, Benq sendiri sudah meluncurkan telepon seluler pintar di Indonesia pada April silam. Eko kini mengakui bahwa dalam beberapa bulan ke depan pihaknya juga akan memboyong beberapa produknya ke Indonesia. Salah satunya adalah lampu cerdas.
"Semua produknya sudah siap. Kami sekarang sedang mencari mitra yang siap membantu kami untuk memasarkan produk di sini," beber Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
-
Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat
-
5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
-
17 Kode Redeem Aktif 15 Juli 2026, Klaim Skin Keren, Bundle Eksklusif hingga Voucher Gratis
-
5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review
-
5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026
-
Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia
-
Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia
-
4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal
-
5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang