Suara.com - Sorang ilmuwan Inggris yang pernah dianugerahi Nobel di bidang kesehatan mengundurkan diri dari University College London (UCL) karena membuat lelucon bernada seksis, yang menganjurkan agar ilmuwan perempuan bekerja di laboratorium terpisah dari lelaki.
"Saya akan menceritakan tentang masalah saya dengan perempuan. Akan ada tiga hal yang terjadi ketika mereka berada di dalam laboratorium: pertama Anda jatuh cinta pada mereka, kedua mereka jatuh cinta pada Anda, dan ketika Anda mengeritik, mereka menangis," kata Tim Hunt (72), dalam sebuah konferensi di Seoul, Korea Selatan, Senin (9/6/2015).
Hunt, yang memenangkan anugerah Nobel bidang kesehatan pada 2001, dalam konferensi itu juga mengatakan ia terkenal sebagai pribadi yang sauvinistis. Ia, pada Rabu (10/6/2015), meminta maaf dan mengatakan bahwa komentarnya itu hanya sekedar candaan.
"Tim Hunt hari ini sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Dosen Kehormatan di UCL Faculty of Life Sciences, karena komentarnya tentang perempuan di arena World Conference of Science Journalists pada 9 Juni kemarin," bunyi pernyataan resmi UCL.
"UCL adalah universitas pertama di Inggris yang mengakui mahasiswi setara dengan mahasiswa. Universitas kami yakin bahwa hal ini sesuai dengan komitmen kami terhadap kesetaraan gender," tulis UCL menutup pernyataan resminya. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR