Suara.com - Lapan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menandatangani naskah kerja sama pemanfaatan sains dan teknologi keantariksaan dan kedirgantaraan dalam mendukung tugas kedua instansi, termasuk pemantauan arus mudik.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Lapan Jasyanto di Jakarta, Kamis, mengatakan kedua lembaga sepakat untuk bekerja sama sesuai dengan kompetensinya. Tujuannya yaitu untuk bersinergi mewujudkan kerja sama pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi keantariksaan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ruang lingkup kerja sama kedua lembaga ini, ia mengatakan antara lain mencakup pemanfaatan, pengembangan sains dan teknologi, pemanfaatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penegakan hukum.
Menurut dia, kerja sama kedua instansi tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya yaitu pemanfaatan teknologi penerbangan dan antariksa untuk memetakan dan memantau jalur mudik saat libur hari raya.
Data citra satelit dan pesawat tanpa awak buatan Lapan akan membantu pihak kepolisian dalam membuat rencana aksi pengamanan serta memantau dan menjamin kelancaran perjalanan di jalur mudik.
Penandatanganan naskah kerja sama ini merupakan upaya untuk pemanfaatan teknologi penerbangan dan antariksa bagi berbagai bidang. Lapan, sesuai dengan Undang-undang Keantariksaan, berfungsi sebagai penyelenggara kegiatan keantariksaan nasional.
Menurut dia, kerja sama yang resmi dilakukan Jumat (4/9/2015), di Kantor Pusat Lapan, merupakan implementasi Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Undang-undang tersebut mengamanatkan Lapan untuk mengoptimalkan penyelenggaraan keantariksaan untuk kesejahteraan rakyat dan produktivitas bangsa.
Lapan juga diamanatkan untuk mewujudkan penyelenggaraan keantariksaan sebagai komponen pendukung integritas NKRI demi kepentingan nasional. Atas dasar amanat inilah, lembaga ini bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, ujar dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Beri Komentar ke Muhammadiyah, Ini Profil Thomas Djamaluddin Peneliti BRIN dan LAPAN
-
Akun Medsos Peneliti BRIN Halalkan Darah Umat Muhammadiyah, Akui Ancaman Pembunuhan
-
Rekam Jejak Roket Kappa-8 dalam Bidang Antariksa Nasional
-
Mengenal Fenomena Solstis yang Viral di TikTok, Benarkah 21 Desember Tak Boleh Keluar Malam?
-
Apa Itu Hari Tanpa Bayangan? Terjadi di Indonesia Mulai September-Oktober 2022
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian
-
Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini
-
Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru
-
KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli
-
Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi
-
Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap