Suara.com - CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengumumkan rencana untuk menyediakan akses Facebook bagi para pengungsi yang tinggal di kamp-kamp. Rencana itu, kata Zuckerberg, akan diwujudkan lewat kerja sama dengan badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mengurusi pengungsi (UNHCR).
Zuckerberg mengatakan, memberikan akses internet ke kamp-kamp, dapat meningkatkan konektivitas antara pengungsi dengan organisasi pemberi bantuan, dan terutama, dengan keluarga mereka.
Dengan cara ini pula, badan-badan PBB yang terkait bisa mendapatkan data relevan guna mempersiapkan tujuan-tujuan peningkatan kualitas hidup pengungsi.
"Data bisa membantu kita membuat keputusan cerdas, asal kita dapat menginterpretasikannya secara cepat dan percaya diri, jadi kami ingin membantu PBB mengambil keputusan untuk mempercepat tujuan kita," kata Zuckerberg di United Nations Private Forum di New York, Amerika Serikat.
Pada kesempatan itu pula, Zuckerberg menyampaikan pemikirannya soal akses internet global yang bisa membantu menghapuskan kemiskinan.
"Dengan menghubungkan lebih banyak orang di negara-negara berkembang, kita punya kesempatan untuk menciptkan lebih dari 140 juta lapangan kerja, membebaskan 160 juta orang dari kemiskinan, dan memberikan fasilitas pembelajaran kepada 600 juta anak-anak," terang Zuckerberg panjang lebar. (Independent)
Berita Terkait
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
-
9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang
-
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar