Suara.com - Dewasa ini, Instagram menjadi salah satu media sosial yang banyak dimanfaatkan banyak produsen maupun penyedia jasa sebagai ajang promosi. Biasanya, para pemilik produk maupun penyedia jasa membayar pengguna Instagram yang memiliki banyak pengikut (follower) untuk mempromosikan produk atau jasa mereka.
Lalu, berapa sebenarnya nilai uang yang didapat seorang pengguna Instagram sebagai upah promosi tersebut? Bagi model asal Australia yang berikut ini, Instagram sudah menjadi lahan uang baginya. Bahkan, cukup dengan mengunggah satu foto ke Instagram saja, dirinya mendapatkan uang yang jumlahnya setara dengan penghasilan dari bekerja selama empat hari.
Gabrielle Epstein, (21), mengaku mendapat uang lebih banyak dengan cara mengunggah satu foto selfie ketimbang bekerja sebagai model konvensional selama empat hari. Gabrielle memang memiliki hampir 700 ribu follower di Instagram.
Setiap foto yang ia unggah ke Instagram bisa mendapat sampai 25.000 like. Popularitas Gabrielle di medsos itulah yang kemudian dimanfaatkan banyak perusahaan untuk menawarkan produk. Caranya mudah, pihak perusahaan hanya perlu meminta sang model mengenalkan produknya lewat foto-fotonya.
Dengan memasarkan produk seperti pakaian, perhiasan, kosmetika, hingga minuman, dirinya bisa mengisi pundi-pundinya dengan uang menggiurkan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan tersebut.
Gabrielle adalah satu dari sekian banyak "selebritis Instagram" yang jadi incaran perusahaan-perusahaan untuk dijadikan duta pemasaran. Sebagian besar, mereka akan mulai dicari para calon pengiklan jika follower mereka sudah mencapai 100.000.
Perusahaan-perusahaan tersebut akan membayar ratusan ribu dollar untuk satu foto yang menampilkan produk mereka, atau ribuan dollar untuk kampanye produk yang muncul dalam beberapa foto.
Gabrielle bebas menentukan persyaratan soal produk mana saja yang bersedia ia iklankan.
"Beberapa (perusahaan) biasanya menghubungi manajemen saya, namun ada juga yang hanya saya kirimi syarat, saya punya hak untuk menghapus postingan foto setelah empat minggu jika saya menginginkannya," katanya. (Mirror)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Mantan Rocker Ini Jadi Buronan Perempuan Teroris Paling Dicari
Berita Terkait
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
25 Ide Caption Instagram Hari Pramuka 2026 yang Kreatif dan Menarik
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Instagram Exclusive Artis: Saat Parasocial Relationship Jadi Ladang Bisnis
-
Menggugat Filter Dysmorphia TikTok dan Instagram yang Merampas Percaya Diri
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah