Suara.com - Sejak ditemukan pada 2003, kerangka manusia purba bertubuh mungil yang ditemukan di Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur terus menjadi misteri dan sumber perdebatan bagi para ilmuwan dunia.
Beberapa ilmuwan konsisten mengatakan jika fosil berusia sekitar 18.000 tahun itu adalah spesies baru manusia, yang dinamai Homo floresiensis. Sementara pada Agustus 2014 para ilmuwan dari Amerika Serikat, Australia, dan Cina menunjukkan bahwa kerangka purba itu milik manusia modern - Homo sapiens - yang mengalami masalah pertumbuhan, mirip dengan orang yang menderita down syndrome.
Baca: Studi Terbaru: Hobit Flores Bukan Spesies Baru Manusia
Tetapi penelitian paling mutakhir dari tim peneliti Jepang kembali memperkuat dugaan awal, jika manusia setinggi 0,9 meter di gua Liang Bua, Manggarai itu adalah spesies yang berbeda dari manusia modern. Mereka bahkan menduga jika para manusia hobit itu berasal dari nenek moyang yang sama dengan Homo sapiens.
Kesimpulan yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE edisi 18 November itu merupakan hasil analisis terhadap gigi dari fosil purba tersebut. Para ilmuwan Jepang itu merupakan peneliti pertama yang menganalisis secara lengkap gigi dari manusia purba Flores.
Dalam analisisnya itu para ilmuwan membandingkan 40 gigi manusia hobit Flores dengan gigi dari 490 manusia modern dari Asia, Oseania, Afrika, Eropa, dan milik manusia purba yang sudah punah seperti Homo habilis - spesies manusia yang diyakini sebagai pencipta peralatan atau perkakas dari batu.
Para peneliti menemukan bahwa gigi hobit Flores punya ukuran yang sama dengan manusia modern. Akan tetapi, ada fitur-fitur lain dari gigi hobit Flores yang berbeda sama sekali dari manusia modern.
Gigi hobit Flores memiliki sebuah mozaik unik yang biasa ditemukan pada kelompok hominini awal, yang bercampur dengan lebih banyak ciri gigi yang sudah berkembang lebih sempurna, yang biasa dilihat pada kelompok hominini baru. Misalnya, jelas para ilmuwan, gigi taring dan geraham depan hobit Flores masih primitif, tetapi geraham belakang sudah lebih berkembang, mirip seperti pada Homo sapiens.
Hominini sendiri adalah suku dari subfamili homininae dari famili hominidae dalam taksonomi manusia. Di bawah hominini terdapat genus homo yang membawahi manusia dan pan yang menurunkan simpanse. Homo adalah genus dari spesies manusia modern (homo sapiens), satu dari belasan spesies manusia yang baru diketahui hingga saat ini.
Temuan para ilmuwan Jepang ini bertolak belakang dengan studi dari 2014 yang mengatakan bahwa gigi manusia hobit Flores sama dengan manusia modern.
Para peneliti bahkan mengatakan bahwa bentuk dan ciri gigi hobit Flores sangat mirip dengan gigi Homo erectus, manusia purba yang ditemukan di Jawa. Akan tetapi Homo erectus memiliki tinggi badan sama dengan manusia modern.
"Bagi saya riset ini akan membalikan lagi keraguan akan asal muasal evolusi Homo floresiensis," kata pemimpin penelitian itu, Yousuke Kaifu, ilmuwan dari Museum Sains Nasional, Tokyo, Jepang.
Kaifu, dalam riset itu menduga bahwa di Pulau Flores yang sejak purba kala terisolasi oleh lautan, manusia purba mengalami dwarfisme dramatis, yang memaksa tubuh mereka menyusut dari 1,65 meter menjadi hanya 1,1 meter dan vulume otak dari 860 cm kubik menjadi 426 cm kubik. (Live Science)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Jangan Buru-buru Ganti HP Baru, Ini 5 Tips Agar HP Lawas Tetap Awet dan Anti Lemot
-
7 Penyebab HP Cepat Panas Kayak Setrikaan dan Cara Mengatasinya
-
Terpopuler: Spesifikasi Pesawat ATR 42-500, Daftar Promo HP Imlek 2026
-
24 Kode Redeem FF 18 Januari 2026, Bocoran Skin Tinju Yuji Itadori
-
22 Kode Redeem FC Mobile 18 Januari 2026, Zico 117 Overpowered Menantimu
-
5 HP dengan Kamera Stabilizer OIS Harga Rp1 Jutaan, Jagonya Foto dan Video
-
MediaTek Ungkap Cara Agentic AI Mempermudah Kehidupan dan Produktivitas
-
Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A07 5G, Apa Beda dari Series 4G?
-
7 HP Vivo dengan Kamera Jernih untuk Foto Keluarga, Mulai dari Rp1 Jutaan
-
MediaTek Dimensity 9500s dan Dimensity 8500, Hadir Membawa Teknologi AI dan Ray Tracing Unggulan