Suara.com - Twitter, sejak Selasa (12/1/2015), mulai menayangkan video-video Periscope langsung di lini massa media sosial itu secara langsung. Sayang, kebijakkan ini baru bisa diterapkan pada aplikasi Twitter di gadget berbasis iOS.
"Cara distribusi baru bagi Periscope di seluruh dunia," tulis CEO Twitter, Jack Dorsey, dalam akun Twitter-nya
Pada awal 2015 Twitter membeli aplikasi video streaming Periscope. Aplikasi itu memberi kesempatan bagi setiap orang yang memiliki ponsel pintar untuk mereka segala sesuatu yang terjadi di sekitarnya dan langsung menayangkannya secara live.
Adapun penayangan video Periscope di Twitter menandai penggabungan layanan dari dua perusahaan itu, untuk pertama kalinya sejak akusisi oleh Twitter.
Twitter berjanji akan segera meluncurkan fitur yang sama kepada pengguna ponsel bersistem Android dalam waktu dekat.
"Twitter dan Periscope punya kemampuan untuk menampilkan apa yang sedang terjadi di dunia, saat ini, di mana saja Anda berada," kata pendiri dan CEO Periscope, Kayvon Beykpour.
"Hari ini kami membuatnya lebih mudah dengan membawa Periscope langsug di antara tweet-tweet Anda," lanjut dia.
Sejak diluncurkan tahun lalu, jelas Beykpour, sudah ada lebih dari 100 juta video periscope yang diciptakan.
Sebelumnya untuk video-video periscope hanya bisa dibagikan via Twitter hanya dalam rupa tautan. Jika diklik, tautan itu akan mengantarkan pengguna Twitter ke aplikasi Periscope agar bisa menyaksikan video yang sedang ditayangkan.
Kini video-video Periscope akan otomatis ditayangkan dalam aplikasi Twitter, di atara kicauan-kicauan di dalam media sosial itu. Mirip seperti video-video Vine, aplikasi video ringkas yang juga milik Twitter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah