Suara.com - Aplikasi pesan berbasis internet, Line, mengatakan telah menghapus seluruh stiker dan emoticon yang menggambarkan pasangan sejenis, komunitas transgender, dan biseksual di Indonesia (LGBT). Meski demikian, perusahaan yang berpusat di Tokyo, Jepang itu menegaskan sebagai perusahaan global, mereka mengambil sikap netral menghadapi isu tersebut.
Dalam dua hari terakhir Line, salah satu aplikasi pesan singkat populer di Tanah Air, menjadi pembahasan hangat karena memperkenalkan koleksi stiker yang menggambarkan pasangan sejenis dan dituding mendukung komunitas LGBT.
Beberapa kalangan di Indonesia, memang, menghakimi komunitas LGBT sebagai kelompok yang menyimpang dan tak bisa diterima di tengah masyarakat. Sementara beberapa pihak menganggap komunitas LGBT sama saja dengan komunitas lainnya dan yang mempunyai hak yang setara di tengah masyarakat.
"Posisi Line sebagai perusahaan global adalah netral, dalam artian tidak mendukung, tidak diskriminatif terhadap kaum LGBT di seluruh dunia," kata Teddy Arifianto, Team Leader of PR Line Indonesia, dalam korespondensi email dengan Suara.com, Jumat (12/2/2016).
"Jadi harus disamakan dulu persepsinya, ada bukan berarti mendukung," tegas Teddy.
Teddy juga menjelaskan jika stiker-stiker yang dinilai "sensitif" tersebut sudah dihapus dan tak bisa lagi diakses oleh pengguna Line di Nusantara.
Adapun langkah Line untuk menghapus stiker-stiker tersebut disambut positif oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang memandang koleksi gambar animasi itu sebagai "konten meresahkan".
"Kami mengapresiasi langkah mereka dalam menyikapi hal-hal yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya kekhawatiran kaum ibu terhadap anak-anak atas adanya pengaruh negatif dari beredarnya stiker semacam LGBT tersebut," kata Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail Cawidu, seperti dikutip Antara.
Berita Terkait
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Suarakan Perlindungan HAM LGBTIQ+ di Media Sosial, LBH Jakarta Tuai Pro-Kontra Netizen
-
Mau ke Garut? Ini 4 Tips Naik Kereta Lokal yang Jarang Diketahui Penumpang
-
Jumlah Penumpang Tembus 155 Juta, KAI Percepat Modernisasi Stasiun Bogor
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact