Suara.com - Untuk pertama kalinya di dunia, para ilmuwan telah berhasil menumbuhkan kaki dinosaurus pada embrio ayam. Karya para ilmuwan di Cile ini diulas dalam edisi terbaru jurnal Evolution.
Spesies burung di dunia diyakini oleh para ilmuwan sebagai keturunan atau hasil evolusi dinosaurus. Eksperimen ini sendiri salah satu tujuannya untuk membuktikan teori itu.
"Eksperimen ini fokus pada satu ciri, untuk menguji hipotesis-hipotesis tertentu," kata Alexander Vargas dari Universitas Cile seperti dikutip Discovery News.
Vargas dan timnya ingin mengetahui bagaimana tulang kaki pada spesies burung modern berevolusi. Pada dinosaurus, tulang yang disebut fibula itu, bentuknya mirip tabung dan memanjang hingga ke pergelangan kaki.
Sementara pada burung modern, fibula itu kehilangan ujung bawahnya dan menjadi lebih pendek. Fibula para burung terhubung dengan tulang kering (fibia). Tulang kering inilah yang terhubung langsung ke cakar.
Sebelumnya para ilmuwan telah mengetahui bahwa ketika masih berupa embrio, fibula burung mirip dengan pada struktur kaki dinosaurus tetapi kemudian berubah seiring pertumbuhannya.
Dalam eksperimennya, Vargas mengintervensi pertumbuhan pada embrio ayam. Mereka menghalangi pertumbuhan sebuah gen bernama Indian Hedgehog (IHH), yang menyebabkan embrio ayam memiliki kaki dinosaurus.
Adapun embrio itu tak diharapkan untuk menetas keluar dari telur, tetapi akan digunakan oleh para ilmuwan untuk meneliti proses biologi di balik perubahan struktur kaki pada spesies burung modern.
Eksperimen ini - mengubah anggota tubuh burung kembali ke tubuh dinosaurus - bukan yang pertama. Pada tahun 2015 lalu para ilmuwan dari Amerika Serikat berhasil mengubah paruh ayam menjadi paruh dinosaurus. Vargas dan timnya sebelumnya juga pernah mengubah telapak kaki ayam menjadi mirip kaki dinosaurus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Anker Kenalkan Soundcore Liberty 5 Pro Series, TWS Premium dengan Casing AMOLED
-
Xiaomi REDMI Watch 6 Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch AMOLED 2.07 Inci dengan Baterai 24 Hari
-
Palo Alto Networks Luncurkan Idira, Platform Keamanan Identitas AI untuk Lawan Ancaman Siber Modern
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Ekonom Sebut Gojek dan Grab Bisa Bertahan Andalkan Ekosistem Digital
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 23 Mei 2026: Klaim Skin Eclipse, Ada Hujan Diamond
-
Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta, Tantang Dominasi Meta
-
iQOO 16 dan Vivo V80 Muncul di Database IMEI, Skor AnTuTu Tembus 5 Juta?
-
POCO X9 Pro Max Dirumorkan Bawa Baterai 12.000 mAh, Usung 'Spek Dewa'
-
Oppo Pad 6 Segera Rilis: Andalkan Chip Flagship Dimensity, Skor AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Huawei Watch Fit 5 Series Mulai Tersedia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes Pertama di Smartwatch