Suara.com - Para pembajak (hacker) kini bisa memiliki berbagai akses data Anda, mulai dari percakapan telepon, dimana Anda berada dan email, cukup melalui nomor telepon. Semua ini bahkan bisa dibobol dalam waktu yang cukup singkat, yakni 60 menit.
Pasalnya, mereka memanfaatkan celah dalam jaringan telekomunikasi global yang disebut Signal System 7 (SS7), yang membantu operator telepon di seluruh jalur panggilan dan teks. Para ahli mengungkap, kerentanan ini bisa terjadi untuk semua jenis ponsel.
Untuk menelusurinya iPhone dikirimkan ke kongres Ted Lieu, anggota Pengawasan dan Reformasi Subkomisi Teknologi Informasi. Dia setuju untuk menggunakan telepon mengetahui itu akan dibajak Security Research Labs di Berlin.
Hasilnya mengejutkan. Menggunakan nomor telepon baru anggota Kongres, para pembajak mengakses SS7, jaringan global yang menghubungkan operator telepon. Mereka kemudian dapat mengakses hampir segala informasi yang ada di telepon, termasuk mendengarkan dan merekam panggilan, pelacakan gerakan dan melihat kontaknya.
Salah satu pembajak telepon Lieu, Karsten Nohl mengatakan, semua ponsel yang berisiko. "[Kami bisa] melacak keberadaan mereka, tahu di mana mereka pergi untuk bekerja, kapan mereka membuat janji dengan orang lain. Anda dapat memata-matai siapa yang menelepon dan apa yang mereka katakan melalui telepon. Dan Anda dapat membaca teks-teks mereka," paparnya seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (19/4/2016).
Para penjahat dunia maya, mata-mata komersial dan tersangka teroris yang diduga tengah mengeksploitasi celah keamanan untuk keuntungan mereka sendiri dengan mengakses sistem. Salah satu celah yang ditemukan para peneliti Jerman merupakan funsi SS7 untuk orang lain.
Hacker berhasil menemukan cara untuk repurpose fitur pengawasan karena kurangnya keamanan pada jaringan. Menurut seorang ahli dia dapat mengeksploitasi kelemahan untuk menguping panggilan telepon, pesan teks dan lalu lintas data miliaran orang.
"Semakin jelas bahwa SS7, pertama kali dirancang pada 1980-an, penuh dengan kerentanan serius yang merusak privasi miliaran dunia pelanggan seluler," kata The Washington Post ketika pertama kali ditemukan kelemahan dalam sistem pada awal tahun ini. Para ahli mengatakan, ini adalah salah satu ancaman terbesar bagi privasi.
60 Menit menunjukkan bahwa kebanyakan hacker tidak pergi melalui SS7 hack perangkat Anda.
Tahun lalu, dalam kuru waktu 60 Minutes, dengan SS7 yang sama, mampu mencegat panggilan, mencuri data dan lokasi lagu seseorang.
Penyelidikan dilakukan sambil mendengarkan percakapan telepon antara reporter berbicara dari Jerman dan senator Independent Nick Xenophon, yang berada di Gedung Parlemen di Canberra pada saat itu.
Prinsip teknolog Christopher Soghoian Gizmodo mengungkapkan, penggunaan FaceTime, yang dibangun ke dalam setiap iPhone dinilai lebih aman untuk berkomnikasi. "Ini memungkinkan Anda untuk memiliki komunikasi yang aman pada saluran yang tidak aman," pungkasnya.
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact