Suara.com - Sebuah teknologi baru memungkinkan seseorang yang memiliki tato sementara menghiasi kulit mereka. Tinta berteknologi tinggi ini tengah dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi AS Ephemeral, yang bersedia menyiapkan tato bertahan satu tahun.
Tato canggih tersebut memiliki kemampuan bertahan selama satu tahun dan baru tersedia 2017 mendatang. Ia bekerja dengan menggunakan molekul yang lebih kecil dari tinta, yang hanya dapat keluar dari kulit.
Tato itu dapat dihapus saat Anda bosan dengan lukisan di tubuh Anda. Menariknya, penghapusan tersebut dapat dilakukan oleh seniman tato dan tidak memerlukan efek yang menyakitkan untuk menghapusnya dan dengan biaya edah yang sangat besar.
Pihak Ephemeral mengatakan, tato telah menjadi ikon dari ekspresi diri dan seni tubuh. Namun, meskipun popularitas tato telah tumbuh, masih ada jutaan orang yang tidak ingin tato mereka ada seumur hidup.
"Kami sedang mengembangkan tinta tato unik khusus dirancang untuk bertahan kira-kira 1 tahun dan lengkap dengan solusi penghapusan dengan menawarkan pilihan yang aman, mudah, dan efektif," papar mereka seperti dilansir dari Daily Star, Selasa (17/5/2016).
Usaha ini dikembangkan oleh para pengusaha muda yang berhasil memenangkan kompetisi, yang diadakan di New York University. Mereka memperoleh dana senilai 200 ribu dolar AS untuk pengembangan tinta khusus itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD