Warga Kyoto, Jepang, saat menggelar festival Jidai Matsuri pada 22 Oktober 2014. [shutterstock]
Pernahkah Anda membayangkan, bagaimana jika masyarakat Jepang tak lagi memiliki keturunan dan akan mengalami kepunahan suatu saat nanti? Mungkinkah itu bisa terjadi?
Jawabannya adalah "ya". Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Tohoku, Jepang, pada tanggal 16 Agustus 3766 adalah waktu habisnya keturunan manusia di Negeri Bunga Sakura tersebut.
Menurut perhitungan mereka, yang didasarkan pada jatuhnya tingkat kesuburan di Jepang dan populasi lansia, penduduk di negara ini akan hilang, menjadi hanya satu orang pada 1750 tahun lagi.
"Krisis seks" di Jepang memang telah menjadi masalah selama 25 tahun terakhir. Dan kini, kondisi itu telah mencapai masa kritisnya, sehingga para ilmuan menyebutnya sebagai "demografi bom waktu."
Peneliti Hiroshi Yoshida dan Masahiro Ishigaki mengembangkan sebuah jam berdasarkan tingkat kesuburan dan data populasi dari tahun 2014 dan 2015. Mereka memperkirakan saat ini ada kurang dari 16 juta anak-anak hidup di Jepang, sayangnya angka ini terus menurun dari tahun ke tahun.
Sebuah survei terbaru dari Asosiasi Keluarga Berencana Jepang menemukan bahwa 49,3 persen responden berusia antara 18 dan 49 tidak berhubungan seks dalam sebulan terakhir. Ini ternyata meningkat hampir 10 persen dari studi serupa yang dilakukan dua tahun sebelumnya .
Baik lelaki maupun perempuan beralasan bahwa mereka mengalami keseimbangan kehidupan kerja yang tidak merata.
Lelaki di negara ini bekerja sekitar 80 jam seminggu, ini berarti mereka menjadi kekurangan waktu atau energi untuk seks. Di sisi lain, banyak perempuan sering dihadapkan antara dua pilihan, yakni karier atau memulai sebuah keluarga. Dan ternyata, kebanyakan dari perempuan Jepang memilih karier dalam hidupnya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming
-
3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah
-
Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap
-
5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan
-
Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya
-
4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional
-
Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh
-
Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia
-
Spesifikasi Redmi Book 14 2026: Pesaing MacBook Neo, Usung Core Ultra 5 dan RAM 16 GB
-
Konfigurasi Memori Realme C81 Terungkap, Calon HP Murah Baru Mirip iPhone