Suara.com - Yahoo menyelidiki kasus pencurian informasi pada 2014 kepada setidaknya 500 juta akun pengguna, yang kemungkinan beberapa orang dalam perusahaan mengetahui bagaimana sistem keamanan perusahaan berjalan.
Pihak penegak hukum mulai berbagi data tertentu, di mana diperoleh dari seorang peretas yang mengklaim informasi merupakan data akun pengguna Yahoo. Yahoo mengatakan akan menganalisis dan menyelidiki klaim para peretas.
Meskipun begitu belum bisa dipastikan jika data ini merupakan aksi peretasan 2014 atau pelanggaran lainnya. Sedangkan ahli forensik juga menyelidiki kemungkinan adanya penyusup yang digerakkan suatu negara. Pihak yang diduga pelaku itu menciptakan cookies yang dapat diaktifkan penyusup tersebut untuk memperoleh password sehingga dapat mengakses akun pengguna tertentu untuk informasi akun.
"Sebuah Dewan Komite Independen, disarankan oleh penasihat independen dan ahli forensik, sedang menyelidiki beberapa hal, antara lain, ruang lingkup informasi di dalam Perseroan pada tahun 2014 dan setelah itu mengenai akses ini ...," kata perusahaan.
Sebuah sumber yang dekat dengan masalah itu menggambarkan penyelidikan yang sedang berlangsung, dan mengatakan melalui email jika semua masalahnya belum jelas, seperti apa, kapan dan apa yang dibagikan kepada siapa.
Orang itu juga mengatakan bahwa perusahaan tidak percaya jika ada kemungkinan bagi penyerang untuk menempa cookies Yahoo Mail yang valid.
Sementara itu, Yahoo mengungkapkan pada akhir September bahwa informasi akun yang dicuri pada 2014, dilakukan oleh pihak yang didanai negara tertentu. Meskipun begitu, beberapa ahli keamanan mengatakan bahwa hal ini bisa dilakukan peretas kriminal atau sekelompok peretas yang bekerja sendiri.
Pada akhir Juli, peretas mengklaim telah memperoleh data pengguna Yahoo tertentu. Tapi Yahoo tidak dapat memperkuat klaim setelah penyelidikan dengan bantuan ahli forensik eksternal, sesuai dengan pengajuan.
"Informasi akun pengguna yang diambil termasuk nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, password (sebagian besar dengan bcrypt), pertanyaan keamanan dienkripsi atau tidak terenkripsi beserta jawabannya," terang Yahoo.
Penyelidikan perusahaan sejauh ini menunjukkan bahwa informasi yang dicuri tidak termasuk password terlindungi, data kartu pembayaran atau informasi rekening bank, data kartu pembayaran bank.
"Berdasarkan penyelidikan sampai saat ini, kami tidak memiliki bukti bahwa aktor yang disponsori negara saat ini memiliki akses ke jaringan perusahaan," kata Yahoo.
Pengungkapan peretasan diikuti pengumuman oleh Verizon Communications bahwa ia berencana untuk mengakuisisi bisnis operasi Yahoo untuk senilai 4,8 miliar dolar AS. Namun perusahaan komunikasi telah mengatakan sedang mengevaluasi apakah pereasan memiliki dampak material.
Yahoo mengatakan ada risiko bahwa Verizon mungkin berusaha menghentikan atau negosiasi ulang persyaratan pembelian. [PC World]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini