Suara.com - PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) akhirnya berhasil mengantongi izin menggelar jaringan 4G LTE di frekuensi 450Mhz secara nasional. Ini salah satu langkah perusahaan mewujudkan pemerataan akses internet berkualitas ke seluruh wilayah di Indonesia.
“Setelah melakukan persiapan selama beberapa periode, STI terlihat bersungguh-sungguh menghadirkan layanan 4G LTE yang dapat diandalkan. Kami berharap dalam waktu dekat ini, STI dapat melangkah ke tahap selanjutnya,” ungkap Gunawan Hutagalung, Koordinator Tim Uji Laik Operasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) dalma keterangan resminya.
Menurutnya, komitmen tersebut terlihat selama Uji Laik Operasi (ULO) di Serang.
Pada dasarnya, secara tren dunia tidak kurang 20 dari 115 operator CDMA 450Mhz sudah berevolusi ke 4G LTE. Karakteristik frekuensi 450Mhz dengan kelebihan jangkauan sinyalnya, ditambah dengan kecanggihan teknologi 4G LTE yang memiliki kelebihan pada kecepatan.
Jangkauan sinyal yang jauh membuat operator dapat melayani pasar yang secara geografis sulit dijangkau dan secara ekonomis sangat mahal. Pada umumnya operator 450Mhz beroperasi di daerah khusus, seperti suburban dan pedesaan atau menargetkan pangsa pasar yang sangat segmented seperti korporasi, Machine to Machine (M2M) dan lainnya.
Larry Ridwan selaku Chief Executive Officer STI juga mengungkapkan, jangkauan sinyal 4G LTE 450Mhz dapat mencapai lebih dari 100km. Dengan karakteristik ini, STI akan lebih fokus membawa layanan 4G LTE ke daerah yang high demand low supply.
"Kami sedang mempersiapkan diri dalam hal infrastuktur jaringan, produk, pemasaran termasuk meremajakan merek dagang Ceria,” tuturnya.
Selain pasar retail (B2C), STI juga melirik pasar B2B atau korporasi di area pelosok seperti perkebunan, pertambangan, logistik dan lainnya. STI akan mulai meluncurkan layanan 4G LTE pada bulan April mendatang.
Baca Juga: Wuidih.. Tanker Seharga Rp157 Miliar Dijual Lewat eBay
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir
-
Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda
-
Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat
-
Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
-
Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya