Foto-foto terkenal di dunia yang ternyata hoax. [brightside]
Hoax ternyata telah muncul ratusan tahun silam, jauh sebelum era digital.
Hoax digunakan untuk meningkatkan kepopuleran seseorang, atau menghebohkan suatu peristiwa.
Di bawah ini adalah foto-foto terkenal yang kerap Anda lihat di media sosial.
Foto ini sudah berusia uzur, muncul sebelum era digital. Tapi, diketahui bahwa foto-foto ini hoax. Berikut ulasannya, seperti dilansir dari brightside.
Loch Ness
Foto monster Loch Ness terkenal ke seluruh dunia pada 1934. Daily Mail media populer di Inggris adalah yang pertama kali menyebarkan foto tersebut.
Tapi pada 1994, baru diketahui bahwa foto tersebut adalah hoax.
Tengkorak aneh
Pada 1912, arkeolog Charlew Dawson menghebohkan dunia karena mengklaim menemukan tengkorak aneh. Tengkorak ini disebutnya sebagai evolusi yang hilang antara primata dan manusia.
Namun, 40 tahun kemudian, diketahui bahwa tengkorak tersebut adalah orangutan.
Hantu Abraham Lincoln
Di akhir abad 19, Amerika dihebohkan dengan foto hantu Presiden Abraham Lincoln. Foto tersebut diambil oleh fotografer New York William Mumler.
Foto berjudul Mary Todd dengan hantu suaminya, Abraham Lincoln itu ternyata palsu. Mumler dikecam, dicap sebagai penipu dan bangkrut.
Prasasti bersejarah
Pada 1725, Profesor Kedokteran Johann Beringer mengklaim menemukan prasasti langka.
Beringer pun langsung menuliskan temuannya ke dalam buku, hingga terjual habis.
Ternyata seluruh ulasan dalam buku tersebut palsu. Penuh tipuan, tanpa fakta. Buku ini menjadi skandal besar, kala itu.
Mesin Catur Otomatis abad 18
Pada abad 18, Wolfgang von Kempelen mengklaim menemukan mesin catur otomatis.
Tapi diketahui bahwa mesin tersebut cuma tipu belaka. Kempelen menempatkan seseorang dalam mesin tersebut, sehingga seolah-olah dapat bergerak sendiri.
Autopsi Alien
Pada 1947 muncul berita jatuhnya pesawat UFO di Roswell, Amerika.
Dan pada 1995, produser film Inggris Ray Santilli menghebohkan dunia karena mengklaim memiliki video autopsi asli. Ternyata, video tersebut palsu. Santili menggunakan boneka humanoid sebagai alien yang diautopsi.
Turis di peristiwa 911
Foto seorang lelaki menjadi viral saat peristiwa 911. Dalam foto, lelaki sedang berdiri di puncak gedung WTC, New York, sementara pesawat yang dibajak teroris mendekati gedung.
Tapi, foto tersebut palsu. Peristiwa WTC terjadi pada pukul 8.45 pagi, sementara atap WTC baru dibuka untuk umum pada 9.30 pagi.
Tak cuma itu, pesawat juga muncul dari sisi yang salah. Model pesawat juga tidak sama dengan yang dibajak teroris.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya
-
Vivo Y500i Resmi Meluncur, Baterai 7.200mAh, RAM 12GB, dan Penyimpanan 512GB
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
4 HP HONOR dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon: Performa Andal dan Harga Kompetitif
-
Samsung Pamerkan Masa Depan TV Berbasis AI di CES 2026, Siap Ubah Cara Orang Menonton