Suara.com - Lima ratus tahun setelah Martin Luther memulai gerakan reformasi gereja di Eropa, sebuah gereja Protestan di Jerman kembali menawarkan pembaruan dari sisi teknologi bagi tradisi keagamaan yang dinilai sudah jumud dewasa ini.
Pembaruan yang ditawarkan sebuah gereja Protestan di Provinsi Hesse-Nassau itu adalah sebuah robot, tepatnya robot pendeta.
Robot yang dinamai BlessU-2 itu bisa menyampaikan berkat dalam lima bahasa - Jerman, Inggris, Spanyol, Inggris, dan Polandia, serta bisa memancarkan cahaya dari kedua tangannya.
Pada dadanya tersedia sebuah layar sentuh. Umat yang ingin dilayani bisa memilih mode suara lelaki atau perempuan.
Sudah selama 10 hari terakhir, pendeta robot itu diunjukkan dalam sebuah pameran yang digelar untuk memperingati Reformasi Luther di Wittenberg, sebuah kota kecil tempat Luther memulai gerakan Reformasi pada 1517.
"Kami ingin orang mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk menerima berkat dari sebuah mesin," kata Stephan Krebs, salah satu penggagas pembaruan itu, seperti yang diwartakan The Guardian, Selasa (30/5/2017).
Robot itu bisa mengucapkan kutipan ayat-ayat Alkitab dan mengatakan, "Tuhan memberkati dan melindungimu." Ia juga bisa mencetak kata-kata berkat itu di atas sebuah kertas.
"Gagasan utamanya adalah untuk memicu perdebatan," ujar Krebs.
"Orang-orang di jalanan akan penasaran, terkesima, dan tertarik. Mereka mulai membahasnya dan masukan yang kami terima sangat positif. Tetapi di dalam gereja sendiri beberapa pihak menduga kami ingin mengganti pendeta manusia dengan robot. Mereka itu, yang berorientasi pada layanan gerejawi, memang lebih kritis," jelas dia.
Menurut Krebs, pihaknya tak bermaksud untuk mengganti pendeta manusia dengan robot. Ia mengatakan robot tak akan bisa menggantikan tugas pastoral pendeta.
"Kami tidak berencana untuk merobotisasi pelayanan gereja, tetapi kami sebenarnya ingin melihat apakah perspektif teologis bisa ditawarkan kepada sebuah mesin," jelas Krebs.
Adapun pameran Wittenberg digelar untuk memperingati ulang tahun ke-500 tahun dari gerakan reformasi gereja yang diawali ketika Luther menancapkan kritiknya, yang terkenal dengan nama "95 Tesis Luther", di pintu sebuah gereja di Wittenberg.
Dalil-dalil Luther, yang ditulis dalam bahasa Latin, menantang otoritas dan elitisme dalam Gereja Katolik Roma pada masa itu, serta memicu perubahan politik dan perang bernuansa agama yang berkepanjangan di Eropa.
Tetapi BlessU-2 bukan robot pertama yang diperkenalkan dalam tradisi agama. Pada 2016 lalu, sebuah kuil Budha di Beijing, Cina memperkenalkan sebuah robot biksu yang bisa merapal mantra dan menjelaskan prinsip-prinsip dasar dalam agama Budha.
Berita Terkait
-
Viral China Bikin Robot Jadi Atlet Lari Maraton Tercepat di Dunia
-
Xiaomi Robot Vacuum H50 Series Resmi di Indonesia, Robot Vacuum Pintar Mulai Rp4 Jutaan
-
Mengintip Pengembangan Robot Cerdas Sektor Energi di Guangdong
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
AI di Balik Lampu Merah: Solusi Cerdas atau Sekadar Jargon Estetik Penambal Macet?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB
-
10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam
-
6 iPhone Lawas yang Kameranya Bagus dan Murah 2026, Masih Layak Dipakai!
-
Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027
-
Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global
-
Cara Aktifkan Paket IM3 SimpelRoam Haji, Internet Otomatis di Arab Saudi
-
Halo 2 dan Halo 3 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Pakai Teknologi Anyar
-
13 HP Infinix RAM Besar di Bawah Rp2 Juta Mei 2026, Mana Pilihanmu?