Suara.com - Konflik soal paten Apple Vs Samsung masih terus memanas. setelah keputusan pengadilan banding, pengadilan dikirim ke Distrik Utara California.
Kali ini yang menjadi masalah adalah jumlah kerugian moneter yang harus dibayar Samsung kepada Apple. Awalnya masuk lebih dari 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp13 triliun, Samsung mendapatkan pengurangan menjadi 339 juta dolar AS atau kisaran Rp4 triliun.
Tapi karena Mahkamah Agung memutuskan bahwa kerusakan harus diberikan berdasarkan bagian yang dilanggar, bukan pada penjualan handset secara keseluruhan, Samsung menginginkan "do-over" untuk memotong jumlah kerusakan lebih banyak lagi.
Berkat keputusan pengadilan banding yang menguntungkannya, perusahaan asal Korea Selatan itu akan mendapatkan kesempatan. Sidang akan dimulai pada 14 Mei tahun depan dan Hakim Lucy Koh akan memimpinnya.
Ini akan menjadi tahun kedelapan bahwa kasus ini telah aktif dan Koh mulai bosan dengan keseluruhan urusan.
"Saya lebih memilih untuk tidak terus melakukan ini dan saya pensiun. Saya ingin ini menjadi penutup bagi kita semua," kata Koh.
Dia tidak akan mengizinkan "Do-Over" yang lengkap sejauh menyangkut kerusakan.
Sementara Mahkamah Agung mengubah apa yang akan dipusatkan pada pengadilan saat menentukan kerusakan pelanggaran paten, yang harus menghasilkan cek pengembalian dana yang ditulis ke Samsung oleh Apple.
Pengadilan tertinggi di negeri tersebut tidak meninggalkan tutorial tentang bagaimana menghitung penghargaan tersebut. Tugas itu akan jatuh di pengadilan distrik untuk diajukan, bersamaan dengan jumlah yang semoga bisa dinikmati oleh Apple dan Samsung.
Baca Juga: Pendiri Apple Tidak Tertarik Beli iPhone X
Dengan cara ini mungkin Apple Vs Samsung akan berakhir. [Phonearena]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026