Suara.com - Seorang ilmuwan mengklaim bahwa tidak ada kehidupan setelah kematian karena hukum fisika membuat hal itu menjadi tidak mungkin. Setelah studi ekstensif, fisikawan Sean Carroll mengatakan bahwa di sana akan menjadi akhirat, kesadaran kita harus dipisahkan sepenuhnya dari tubuh fisik kita, yang sebenarnya tidak.
"Kesadaran adalah serangkaian atom dan elektron yang memberi kita pikiran kita," katanya.
Hukum alam semesta tidak membiarkan atom dan elektron ini terus beroperasi setelah tubuh kita mati.
"Beberapa bentuk kesadaran tetap ada setelah tubuh kita mati dan membusuk menjadi atom, penyusunnya menghadapi satu hambatan besar yang tidak dapat diatasi merupakan hukum fisika yang mendasari kehidupan sehari-hari benar-benar dipahami. . Tidak mungkin undang-undang tersebut mengizinkan informasi yang tersimpan di otak kita bertahan setelah kita mati," tulis Dr Carroll, seorang ahli kosmologi dan profesor di Institut Teknologi California, di Scientific American.
Dia mengatakan bahwa Quantum Field Theory (QFT) menyarankan ada satu bidang untuk setiap jenis partikel. Jadi, semua foton di alam semesta berada pada satu tingkat, semua elektron di alam semesta berada pada tingkat yang lain dan seterusnya.
Agar kehidupan bisa berlanjut setelah kematian, dia mengatakan, tes di lapangan kuantum akan mengungkapkan 'partikel roh' dan 'kekuatan roh', yang belum mereka dapatkan.
"Jika memang bukan atom dan kekuatan yang diketahui, jelas tidak ada jalan bagi jiwa untuk bertahan hidup dari kematian. Percaya pada kehidupan setelah kematian, secara halus, membutuhkan fisika di luar model standar," katanya. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Terpopuler: Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun, Top 3 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia