Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Senin (11/12/2017), memerintahkan badan antariksa AS (NASA) untuk kembali mendaratkan astronot di permukaan Bulan. NASA terakhir kali mendaratkan astronot di Bulan pada 1972.
"Kali ini kita tak hanya menancapkan bendera dan meninggalkan jejak kaki di Bulan. Kita akan membangun fondasi untuk misi ke Mars dan mungkin pada satu hari nanti ke dunia lainnya di alam semesta," kata Trump di Gedung Putih, Washington DC ketika meneken perintahnya tersebut.
NASA rajin mengirim astronot ke Bulan pada dekade 1960an hingga 1970an. Manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan adalah astronot AS, Neil Armstrong. Ia mendarat di Bulan pada 20 Juli 1969.
Sementara orang terakhir yang pernah mendarat di Bulan adalah Harrison Schmitt.
Schmitt sendiri dan Buzz Aldrin, orang kedua setelah Armstrong yang pernah mendarat di Bulan, turut hadir dalam pengumuman Trump tersebut.
Meski demikian sejumlah pihak pesimistis dengan pengumuman Trump itu. Alasannya karena dalam arahannya Trump tak merinci soal jumlah anggaran dan tenggat waktu pengiriman astronot ke Bulan tersebut.
Sebelum Trump, Presiden ke-43 AS, George W. Bush, juga pernah mengeluarkan arahan serupa. Ia ketika itu mengumumkan program "Constellation" yang sediannya digelar dari 2005-2009. Program ini menelan anggaran senilai 100 miliar dolar dan menargetkan pendaratan di Bulan pada akhir dekade 2020an.
Tetapi pada 2009, Presiden Barack Obama membatalkan program itu karena terlalu mahal dan dinilai hanya mengulang prestasi yang sudah dicapai sebelumnya. Obama memilih untuk fokus mengirim astronot ke Mars pada dekade 2030an.
Adapun Trump dalam arahannya memerintahkan agar NASA mengirim kembali astronot ke Bulan untuk menggelar "eksplorasi jangka panjang di Bulan" dan mencari cara memanfaatkan permukaan satelit Bumi itu. (AFP)
Berita Terkait
-
Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai
-
Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS
-
Info Orang Dalam: Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Trump Siap Pasang Badan
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek