Suara.com - Berita buruk bagi YouTuber, google membuat perubahan terbesar pada aturan periklanan di YouTube. Upaya ini sebagai langkah untuk membersihkan kontennya dan menjawab keluhan terus-menerus dari pengiklan.
YouTube sekarang akan menerapkan kriteria yang lebih ketat untuk jenis video yang dapat menghasilkan uang dan akan memperkenalkan proses pemeriksaan baru untuk video dengan rak paling tinggi yang ditawarkan pengiklan. Pada tahun lalu, perusahaan telah menangani serangkaian badai api, mulai bulan Maret lalu ketika iklan ditemukan di samping video kekerasan dan rasis, yang menyebabkan beberapa pengiklan menarik.
Tapi masalah terus berlanjut. Dikutip Independent dari Bloomberg minggu lalu bahwa Google telah membahas beberapa perubahan baru dengan mitranya yang mengkhawatirkan tentang video YouTube dengan menampilkan anak-anak. Google tidak melaporkan pendapatan YouTube secara terbuka, namun sering kali mengutip situs video terbesar di dunia sebagai salah satu bisnis dengan pertumbuhan tercepat.
Pada bulan April, YouTube meningkatkan keunggulan untuk membelah pendapatan dengan pembuat video, yang mengharuskan situs-situs ini memiliki setidaknya 10.000 tampilan. Kini, Google hanya akan membuka iklan ke saluran YouTube dengan lebih dari 1.000 pelanggan dan ditonton lebih dari 4.000 jam dari setahun.
Pembatasan ini dirancang untuk menyaring video yang menyinggung perasaan, meskipun kontroversi terbaru YouTube melibatkan beberapa penciptanya yang paling populer, seperti PewDiePie dan Logan Paul.
"Sementara ambang batas tersebut memberikan lebih banyak informasi untuk menentukan apakah sebuah saluran mengikuti pedoman dan kebijakan masyarakat kami, sudah jelas dalam beberapa bulan terakhir bahwa kami memerlukan standar yang lebih tinggi," ujar Robert Kyncl, chief business officer dan Neal Mohan, pimpinan produk dalam sebuah blog.
Saat YouTube mengajukan keluhan dari pengiklan, perusahaan telah membela diri dengan menunjukkan jumlah pencipta yang bergantung pada layanan untuk penghidupan mereka. Beberapa pembuat video tersebut melaporkan penurunan penjualan sebesar 80 persen, menyusul pembatasan YouTube yang lebih ketat.
Di posting blog YouTube, perusahaan mengatakan bahwa 99 persen pembuat konten yang terpengaruh oleh perubahan baru memperoleh penghasilan kurang dari 100 dolar AS atau sekitar Rp1,3 juta per tahun dari iklan YouTube.
Selain pembatasan baru, YouTube berjanji bahwa staf konten moderator akan menyaring setiap video di Google Preferred, penawaran premium perusahaan untuk pemasar. Google mengatakan bahwa proses peninjauan manual akan dilakukan pada pertengahan Februari di AS dan pada akhir Maret di negara lain.
Baca Juga: Punya Pacar Orang Korsel, YouTuber Ini Terancam Dibunuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?
-
Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi