Suara.com - Microsoft Indonesia memperkirakan produk dan layanan berbasis digital akan segera menguasai tanah air. Hal itu mereka ungkapkan saat merilis studi baru yang berjudul "Membuka Dampak Ekonomi Transformasi Digital di Asia Pasifik" di Jakarta, Selasa (13/2/2018).
Dalam studi yang dilakukan oleh Microsoft bersama dengan International Data Corporation (IDC), Indonesia termasuk negara yang cepat mengadopsi transformasi digital.
Mereka memperkirakan, 40 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2021 akan berasal dari layanan digital.
"Indonesia berada di jalur cepat transformasi digital. Dalam empat tahun ke depan, kami berharap dapat melihat sekitar 40 persen PDB Indonedia berasal dari layanan digital," kata Presiden Direktur Microsoft Indonesia kepada awak media.
Menurutnya, banyak perusahaan saat ini yang sudah menggunakan teknologi baru seperti kecerdasan buatan sebagai bagian dari proses transformasi digital.
Studi tersebut juga menunjukkan, semakin banyak pimpinan perusahaan yang semakin sadar manfaat dari transformasi digital. Langkah itu dinilai dapat membawa profit besar dari perusahaan.
Walaupun penting, Microsoft juga memperingatkan bahwa transformasi digital tidak akan berguna jika tidak dibarengi dengan pengaplikasian fitur keamanan yang canggih
"Keamanan harus tetap menjadi nomor satu. Pastikan perusahaan menaati prosedur keamanan layanan digital dan regulasi pemerintah," kata Presiden Microsoft Asia Pasifik, Andrea Della Mattea.
Baca Juga: Saling Ejek di Facebook, Anak SD di Ciracas Tawuran Sampai Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
-
5 HP Honor 5G Terbaru, Spek Ideal Buat Multistasking Berat dan Produktivitas
-
7 HP POCO RAM 8 GB Kamera Bagus Super Jernih, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP OPPO dengan NFC Termurah, Performa Kencang dan Tahan Banting
-
Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi
-
Data Transaksi Digital Kompleks, Data Center ISC Makin Canggih
-
42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Daily Gifts Pemain 117 dan 1.000 Rank Up Menanti
-
Harga Google Pixel 9 Terbaru April 2026 di Indonesia, Ini Keunggulannya
-
Bocoran iPhone 18 Pro, Apple Siapkan Warna Merah Tua, Android Diduga Menyalip Lebih Dulu!
-
6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan