Suara.com - Indosat Ooredoo mengumumkan keberhasilan mereka dalam menyelesaikan proses penataan ulang pita frekuensi (refarming) 2.1 GHz lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan.
Kluster Jakarta-1 dan Jawa Tengah-3 yang menjadi kluster terakhir penataan ulang frekuensei berhasil diselesaikan pada Senin 12 Februari 2018.
"Indosat Ooredoo berkomitmen untuk mempercepat proses penataan ulang frekuensi sebagi komitmen kami untuk memenuhi kewajiban regulasi," kata Dejan Kastelic, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo, dalam keterangan resminya kepada Suara.com.
Dejan menambahkan, proses refarming tidak hanya akan bermanfaat untuk pelanggan seluler, namun juga bermanfaat untuk menstimulasi pelaku usaha di Indonesia.
"Penataan ulang pita frekuensi dapat merangsang penetrasi broadband di Indonesia, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan GDP nasional," lanjutnya.
Sekadar informasi, proyek penataan ulang pita frekuensi terbagi menjadi 24 kluster secara nasional. Proyek ini dilakukan secara bertahap oleh operator dan diharapkan selesai pada 25 April 2018.
Dengan selesainya proses penataan ulang, Indosat Ooredoo berharap dapat mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar di ASEAN pada 2020.
Di 2018, Indosat Ooredoo telah menyusun strategi perusahaan untuk kembali fokus pada bisnis utamanya, dengan memperluas jaringan ke seluruh Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 HP Vivo Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada iQOO 15R, V70, dan Z11x 5G
-
9 Rekomendasi TWS Sport untuk Lari Terbaik, Harga Murah Mulai Rp100 Ribuan
-
7 Tablet di Bawah Rp5 Juta Ini Bikin Kerja Makin Produktif, Rasa Laptop Canggih!
-
Cara Melacak HP yang Hilang Dalam Keadaan Mati, Manfaatkan Fitur Ini
-
5 HP POCO Harga di Bawah Rp2 Juta Selain POCO C85, Kamera 50 MP Baterai Super Jumbo
-
5 HP Murah POCO Dapat Diskon Besar Januari 2026: Mulai Sejutaan, Memori 256-512 GB
-
Xiaomi Siap Panaskan Persaingan! HP Flagship Baru Dikabarkan Pakai Kipas Pendingin Aktif
-
63 Kode Redeem FF Terbaru 10 Januari: Ada Skin Famas HRK, Bunny, dan Emote Gratis
-
Waspada! Serangan Phishing Lewat Kode QR Meledak hingga 5 Kali Lipat di Paruh Kedua 2025
-
7 Tablet Jagoan Multitasking Berat dengan Slot SIM Card, Harga Mulai Rp1 Jutaan