Suara.com - Nenek moyang burung bisa selamat dari serangan asteroid yang menyapu sisa kerabat mereka dengan tinggal di hutan terdalam. Teori baru, berdasarkan pada mempelajari fosil tumbuhan dan data ornitologi, membantu menjelaskan bagaimana burung bisa mendominasi planet ini.
Dampak asteroid 66 juta tahun yang lalu menjadi limbah hutan dunia. Nenek moyang burung yang tinggal di daratan berhasil bertahan hidup, akhirnya hidup ke pohon ketika flora sudah kembali pulih.
"Tampaknya jelas bahwa menjadi burung yang bertubuh relatif kecil yang mampu bertahan hidup di dunia tanpa pohon, akan memberikan keuntungan kelangsungan hidup besar setelah serangan asteroid," kata Dr Daniel Field dari Milner Center for Evolution di Universitas dari Bath.
Kita sudah tahu bahwa nenek moyang burung mungkin mampu terbang dan ukurannya relatif kecil.
Para ilmuwan kini telah menyatukan ekologi mereka untuk lebih memahami bagaimana nenek moyang burung yang seperti ayam hutan ini berhasil menghindari kehancuran dalam momen yang sangat suram dalam sejarah Bumi.
"Kisah-kisah ini dikumpulkan dari catatan ketika aksi itu terjadi lebih dari 66 juta tahun yang lalu, selama periode waktu yang relatif singkat," kata Dr Field, yang memimpin tim peneliti Inggris, AS dan Swedia.
Rekaman fosil tumbuhan menunjukkan bahwa asteroid menyebabkan deforestasi global dan mematikan sebagian besar tanaman berbunga, menghancurkan habitat hewan yang hidup di pohon. Burung tidak kembali ke pepohonan lagi sampai hutan pulih ribuan tahun kemudian.
"Pemulihan pohon-pohon pembentuk kanopi seperti palem dan pinus terjadi jauh kemudian, yang bertepatan dengan evolusi dan ledakan keragaman burung yang hidup di pohon," kata Dr Antoine Bercovici dari Smithsonian Institution.
Para peneliti menemukan bahwa begitu hutan pulih, burung mulai beradaptasi dengan hidup di pepohonan, memiliki kaki yang lebih pendek daripada nenek moyang yang tinggal di darat dan berbagai spesialisasi untuk bertengger di dahan.
Baca Juga: Lelaki Tunarungu Ini Disebut Pembisik Burung, Kenapa?
Mereka akhirnya melakukan diversifikasi ke burung unta dan kerabat mereka, ayam dan kerabat mereka, serta bebek dan kerabat mereka.
"Mungkin analog modern terbaik untuk salah satu garis keturunan burung yang masih hidup adalah tinamous modern, ini adalah kelompok modern dari famili terbang burung unta yang mereka bertubuh relatif kecil, dan hidup di tanah," kata Dr Field.
Hari ini "keragaman burung yang luar biasa hidup dapat ditelusuri ke manusia yang hidup di zaman kuno", ia menambahkan.
Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Current Biology. [BBC]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
17 Tim Peraih Juara MPL ID S1 hingga S17, Bigetron by Vitality Jadi Juara Baru
-
AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 Lebih Murah, Telkomsel Hadirkan Paket FOLA PLAY Mulai Rp25 Ribu
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 Juni 2026: Ada Skin M1917, Diamond, dan Bundel Bola
-
Dari Cloud hingga AI, Lintasarta Siapkan Fondasi Digital Baru untuk Bisnis Indonesia
-
Gameplay Clutch Beredar: Grafis Menawan, Padukan Sensasi 3 Game Balap Ikonis
-
Oppo Reno 16 Pro Global Muncul di Geekbench, Usung Dimensity 8000 Series dan RAM 12 GB
-
Honor Siapkan HP Baru dengan Kecerahan 10.000 Nits, Lampaui Standar Industri
-
Tips Kamera Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G: Rahasia Foto Tajam dan Video Stabil
-
Xiaomi 18 Bocor Lebih Awal, Siap Tantang Galaxy dan iPhone di 2026