Suara.com - Seorang anak lelaki berusia 14 tahun menanduk ibunya hingga membuatnya gegar otak. Peristiwa ini terjadi lantaran sang ibu mencoba mengambil Playstation 4-nya.
Britta Hodge bersikeras bahwa putranya Logan kecanduan game online dan obsesinya yang terbaru adalah Fortnite, game multiplayer yang sangat populer. Remaja dari Sydney, Australia itu bermain sepanjang malam dan hanya meninggalkan kamarnya ketika dia makan atau ke kamar mandi.
Dalam sebuah wawancara di program TV 60 Minutes, Britta mengungkapkan bahwa Logan telah mengecamnya ketika dia mencoba mengambil konsol itu. Dia berkata: 'Tidak sesederhana mengambil kabel dan pergi,' Oh yah, sial, Anda belum punya internet '.
"Karena dampak dari itu, kami harus memanggil polisi. Saya telah ditanduk, saya mengalami gegar otak," katanya.
Britta mengklaim bahwa sebelum dia membeli PS4 dua tahun lalu, Logan sangat sporty dan sering keluar bersama teman-temannya. Fortnite hanya yang terbaru dalam barisan panjang daftar game yang bikin ia ketagihan, termasuk Minecraft, Call of Duty, Destiny, dan Ark.
Meskipun dilarang bermain sampai jam 4 sore, Logan menghabiskan waktu sebanyak mungkin bermain dan sekarang meninggalkan rumah hanya seminggu sekali. Dalam wawancara baru-baru ini dengan 9Honey, Britta mengatakan, "Kecanduan adalah kecanduan. Tidak masalah apakah itu narkoba, seks, atau game online. Itu kronis."
Dia mengaku sudah pernah ke dokter yang mengatakan kecanduan game telah terdaftar sebagai gangguan kesehatan mental oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan untuk di Inggris yang menderita karena kecanduan, tersedia bantuan di NHS. Tetapi beberapa ahli berpendapat ada kurangnya bukti ilmiah untuk 'gangguan permainan' dan mengkritik klasifikasinya. [Mirror]
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim