Suara.com - Sebuah coretan di atas batu dalam sebuah gua di Afrika Selatan diyakini sebagai lukisan tertua di dunia, mengalahkan karya seni serupa yang pernah ditemukan di Spanyol dan Sulawesi.
Lukisan di atas sebuah pecahan batu dalam Gua Blombos, Afsel itu berusia sekitar 73.000 tahun. Lukisan yang ditemukan di tujuh gua di Maros, Sulawesi Selatan berusia sekitar 40.000 tahun sementara gambar di Gua El Castillo, Spanyol berusia sekira 37.000 tahun.
Gambar berupa garis-garis berwarna merah itu tampaknya hanya satu bagian dari sebuah lukisan di atas sebuah batu berukuran lebih besar.
"Ini merupakan gambar pertama dalam sejarah manusia," kata Francesco d'Errico, ilmuwan dari Univesity of Bordeaux, Prancis yang terlibat dalam studi itu.
"Apa makna lukisan ini? Saya tak tahu. Yang saya tahu adalah, apa yang saat ini kita lihat sangat abstrak bisa memiliki makna penting bagi masyarakat yang membuatnya," imbuh dia seperti dilansir The Guardian, Rabu (12/9/2018).
Terletak di ujung selatan Afsel, Blombos memang kaya dengan artefak-artefak purba berusia 70.000 hingga 100.000 tahun. Batu bergambar dari Blombos itu ditemukan tak sengaja pada 2011.
Penemuan itu mengejutkan para ilmuwan dan sejak itu mereka terus berusaha memecahkan misteri di baliknya. Gambar itu sendiri berupa enam garis yang bersilangan dengan tiga garis merah.
"Temuan itu sangat menarik," kata Christoperh Henshilwood, ilmuwan dari Centre for Early Sapiens Behaviour di Universitas Bergen, Norwegia, yang memimpin riset tersebut.
"Kita bisa melihat desain silang berwarna merah di atas permukaan batu yang halus. Ukurannya kecil, tetapi sangat mengesankan," tambah Hensilwood.
Ia menjelaskan bahwa garis-garis itu digambar secara seksama. Meski demikian makna di balik gambar itu belum bisa dipastikan.
"Tak diragukan bahwa gambar itu merupakan simbol yang bermakna bagi mereka yang membuatnya. Itu adalah simbol yang terus berulang dan bisa ditemukan di Australia, Prancis, serta Spanyol," jelas Hensilwood.
"Saya tak tahu apa artinya dan saya tak bisa menyimpulkan ini sebagai sebuah karya seni," tutup dia.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Afrika 2025: Kalahkan Afrika Selatan, Kamerun Lolos ke Perempat Final
-
Curhat Komunitas DAS Balantieng, Hulu Menyoal Kompensasi, Hilir Tuntut Ketegasan Polisi
-
Titik Terang Krisis Balantieng, RPDAS Dorong Aksi Pelestarian Demi Penyelamatan Sungai
-
Bahaya Mengintai di Sungai Balantieng dari Banjir hingga Tambang, Apa Dampaknya?
-
MoU Menteri Mukhtarudin dengan Tiga Gubernur: Realisasikan Program Quick Win Presiden Prabowo
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
RedMagic 11 Air Debut Pekan Depan: HP Gaming Tipis RAM 24 GB dengan Baterai Jumbo
-
5 HP Memori 128 GB Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking Pelajar
-
WASPADA! 12 Aplikasi Ini Diduga Bisa Intip Chat WhatsApp Anda, Segera Cek dan Hapus dari HP
-
5 Tablet Murah RAM 4 GB Harga Rp1 Jutaan untuk Hiburan dan Produktivitas Ringan
-
5 Rekomendasi Smartwatch untuk Sepedaan, Dilengkapi GPS dan Baterai Awet
-
Libur Nataru, Internet Melonjak! Trafik Telkomsel Naik 12,42 Persen
-
Heboh Email Reset Kata Sandi Instagram, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya
-
Budget Rp5 Juta Dapat iPad Second Model Apa? Cek Rekomendasi Terbaiknya
-
29 Kode Redeem FF 13 Januari 2026, Dapatkan Skin Scar Megalodon hingga Persiapan Event JJK
-
19 Kode Redeem FC Mobile 13 Januari 2026, Kartu OP Edwin Van Der Sar Siap Menanti