Suara.com - Sulit dibayangkan saat kita hendak memakan buah dan ditemukan benda tajam di dalamnya. Yup, hal ini terjadi di Australia dimana Polisi Queensland mendapatkan laporan dengan adanya jarum di bagian dalam buah stroberi dan hingga saat ini masih belum diketahui siapa yang meletakkan jarum tersebut.
Stroberi yang dijual secara bebas di supermarket itu sekarang telah ditarik untuk mencegah jatuhnya korban. Laporan mengatakan, ada tujuh merek yang diyakini telah terkontaminasi.
Dilansir dari CBS News, saat ini ada 20 kasus yang dilaporkan dari daerah New South Wales. Pihak kepolisian telah mengeluarkan peringatan tentang keseriusan kejahatan ini di seluruh negeri.
"Ini adalah pelanggaran serius dan bisa dipenjara sepuluh tahun. Kami masih belum memastikan motivasi atau alasan mengapa seseorang melakukan ini. Kami tidak memiliki tuntutan yang pasti." jelas Danny Doherty, Inspektur di New South Wales.
Pihak berwenang di bagian Queensland sendiri telah mengumumkan akan memberikan dukungan keuangan untuk para petani yang terpaksa mengolah produk mereka. Beberapa produsen juga dilaporkan telah menggunakan detektor logam untuk memastikan produknya aman dikonsumsi.
Polisi menyarankan agar warga Australia memotong stroberi sebelum dimakan untuk lebih berhati-hati. Sementara itu, pemerintah negara bagian Queensland menawarkan hadiah sebesar 100.000 dolar Australia (Rp 1 miliar) untuk siapapun yang dapat memberikan informasi terkait dengan kasus stroberi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026
-
21 Kode Redeem FC Mobile 27 Februari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR 117
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026