Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, berharap agar masyarakat tidak mudah tersinggung alias baper menanggapi kampanye-kampanye politik di masa kampanye pemilihan presiden 2014 di media sosial.
"Jangan gampang baperan gitu loh. Tinggal delete aja dari pada buang-buang pulsa," kata Rudiantara, usai menghadiri kuliah umum di IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (24/9/2018).
Rudiantara menegaskan, pesta demokrasi ini jangan dijadikan ajang saling menyerang atau menjelekkan dalam media sosial. Melainkan dapat diisi dengan adu program maupun gagasan peserta Pilpres.
"Ini kan pesta demokrasi, namanya pesta ya harus happy dong, jangan jelek-jelekan, jangan gontok-gontokan. Harusnya sampaikan yang baik-baik seperti program atau visi-misi," ungkap Rudiantara.
Pihaknya pun tidak segan meng menghapus akun media sosial atau website yang melakukan black campaign maupun menyebar informasi bohong dalam masa kampanye Pilpres dan Pileg 2019.
"Kami bersama Bawaslu akan selalu mengawasi proses kampanye nanti. Seperti Pilkada kemarin, Bawaslu meminta kami meng-take down beberapa akun, ya pasti kami lakukan," pungkasnya.
Masa kampanye Pilpres 2019 sendiri telah dimulai Minggu (23/9/2018) dan berakhir pada 13 April 2019.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Budaya Oversharing Mulai Ditinggalkan, Bukti Gen Z Sadar Buat Jaga Privasi
-
Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Abdul Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race